Breaking News:

Penderita Asam Lambung Harus Memperhatikan Jenis, Jumlah dan Frekuensi Makanan yang Dikonsumsi

Asam lambung merupakan penyakit pencernaan yang umum terjadi dan kerap dialami remaja hingga orangtua. Penyakit asam lambung bisa terjadi kekambuhan.

grid.id
ilustrasi makanan pemicu asam lambung 

TRIBUNHEALTH.COM - Naiknya asam lambung bisa dialami oleh berbagai usia, mulai dari remaja hingga orangtua.

Asam lambung ditandai munculnya rasa terbakar pada dada akibat naiknya asam lambung ke kerongkongan.

Kadar asam lambung yang naik bisa menyebabkan kadar keasaman lambung menjadi tinggi.

Sehingga dapat mengakibatkan tubuh mengalami gangguan pada pencernaan, kerongkongan, dan mulut.

Naiknya asam lambung bisa ditandai dengan beberapa gejala.

Salah satu gejala khas dari asam lambung adalah munculnya rasa panas pada bagian dada.

ilustrasi makanan pemicu asam lambung
ilustrasi makanan pemicu asam lambung (grid.id)

Baca juga: Apakah Daya Gigit Pasien Masih Sama Setelah Penambalan pada Gigi yang Patah? Berikut Ulasan Dokter

Produksi asam lambung yang berlebihan dapat merusak fungsi dan kondisi lambung.

Meskipun asam lambung tidak menyebabkan kematian, bukan berarti keadaan tersebut bisa disepelekan.

Pada dasarnya penderita asam lambung meskipun telah sembuh dari suatu gejala yang parah, dapat mengalami kekambuhan berulang.

Sehingga ia tetap harus menjaga dietnya, karena kekambuhan asam lambung ini bisa terjadi kapan saja jika pola makan tidak benar.

Apa saja yang perlu diperhatikan oleh penderita asam lambung agar tidak terjadi kekambuhan?

Baca juga: dr. Fiarry: Zat-zat yang Menempel pada Kulit Kepala Terlalu Lama Tidak Bagus untuk Kesehatan

Berikut adalah penjelasan Winda Irwanti, seorang Ahli Gizi Profesional.

Winda Irwanti merupakan lulusan sarjana dari Universitas Gadjah Mada, dengan jurusan S1 Gizi Kesehatan Fakultas Kedokteran.

Setelah lulus dari pendidikan sarjana, ia melanjutkan pendidikan S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat, minat Gizi, Fakultas Kedokteran, Universitas Gadjah Mada.

Pada tahun 2011 sampai dengan sekarang ia adalah seorang dosen pada Program Studi Gizi di Universitas Alma Ata Yogyakarta.

Kemudian pada tahun 2012 sampai tahun 2015 beliau menjadi Ketua Program Studi Gizi Universitas Alma Ata.

Baca juga: Beberapa Hal yang Harus Diwaspadai Orang Tua Agar Anak Terhindar dari Covid-19

Selain itu, dari tahun 2019 sampai dengan sekarang ia juga berperan sebagai konsultan food product pada beberapa industri kuliner di Yogyakarta.

Profil lengkap Winda Irwanti bisa dilihat disini.

Pertanyaan:

Bu, apa saja yang perlu diperhatikan oleh penderita asam lambung agar tidak terjadi kekambuhan?

Anggra, Solo

Winda Irwanti menjawab:

Pada penderita asam lambung tidak hanya jenis makanan saja yang diperhatikan, namun juga pada jumlah, dan frekuensinya.

(TribunHealth.com/Putri Pramesti Angrraini)

Penulis: Putri Pramestianggraini
Editor: Melia Istighfaroh
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved