Breaking News:

Berbagai Makanan yang Bisa Kurangi Risiko Penurunan Pengelihatan, Termasuk Wortel dan Kaccang

Tak hanya makanan, dokter mata juga memberikan sejumlah tips lain untuk menjaga kesehatan pengelihatan

Pixabay
Ilustrasi penurunan fungsi pengelihatan 

TRIBUNHEALTH.COM - Age-Related Eye Disease Study (AREDS) menemukan kandungan nutrisi tertentu dalam sebuah makanan bisa mengurangi risiko penurunan kesehatan mata terkait usia.

Satu di antara nutrisi yang dimaksud adalah asam lemak omega 3, yang terkandung dalam kacang-kacangan.

Nutrisi bermanfaat lainnya adalah vitamin E, yang juga ditemukan dalam kacang-kacangan, dilansir TribunHealth.com dari Express, Jumat (3/12/2021).

Biji-bijian juga merupakan sumber yang kaya akan asam lemak omega-3 dan vitamin E – dan sangat baik untuk camilan.

Sementara itu, American Optometric Association (AOA) merekomendasikan buah jeruk untuk melawan kerusakan mata terkait usia.

Baca juga: Berbagai Makanan yang Bisa Bantu Atasi Sembelit, Termasuk Kacang-kacangan dan Makanan Berserat

Baca juga: Munculnya Jerawat Tak Berhubungan dengan Alergi Kacang, dr. Lusiyanti: 2 Patogenesis yang Berbeda

ilustrasi kacang-kacangan dan biji-bijian
ilustrasi kacang-kacangan dan biji-bijian (jakarta.tribunnews.com)

Buah jeruk kaya akan vitamin E dan antioksidan vitamin C.

Medical News Today menambahkan, "vitamin A memainkan peran penting dalam penglihatan."

"Ini adalah komponen protein yang disebut rhodopsin, yang membantu retina menyerap cahaya."

Sumber vitamin A yang bagus adalah wortel, yang dapat dimakan sebagai camilan yang mengenyangkan.

Baca juga: Dok Apakah Wortel dan Tomat Bisa Menurunkan Kadar Kolesterol?

Baca juga: Mengenal Syringoma, Tumor Jinak Mirip Jerawat di Sekitar Mata, Diulas Oleh dr. Carmelita Christina

Ilustrasi jeruk sebagai salah satu sumber vitamin C
Ilustrasi jeruk sebagai salah satu sumber vitamin C (Pixabay)

Jika disimpulkan empat makanan ringan yang dapat memperbaiki penglihatan yang buruk, antara lain:

  • Kacang-kacangan
  • Biji-bijian
  • Buah sitrus
  • Wortel.

Dokter mata bersertifikat, Whitney Seltman, memverifikasi bahwa "kesehatan mata yang baik dimulai dengan makanan di piring Anda".

Nutrisi seperti vitamin C dan E dapat membantu menangkal masalah penglihatan terkait usia, seperti degenerasi makula dan katarak.

Diet seimbang juga dapat membantu mempertahankan berat badan yang sehat, menurunkan kemungkinan obesitas dan penyakit terkait, seperti diabetes tipe 2, yang dapat menyebabkan kebutaan.

Tips lain

ilustrasi menatap layar gadget terlalu lama
ilustrasi menatap layar gadget terlalu lama (pixabay.com)

Baca juga: dr. Rini Sulastiwaty, Sp.PM Jelaskan Frekuensi Ideal untuk Periksa Mata Rutin, Cukup Setahun Sekali?

Baca juga: Apa Mata Silinder Tambah Parah jika Tak Pakai Kacamata? Ini Jawaban Kapten Kes. dr. Dedi Purnomo

Tips lain yang disertifikasi oleh dokter mata Seltman adalah berhenti merokok.

Rokok diketahui dapat merusak saraf optik.

Berikutnya, beristirahat dari melihat layar, baik itu dari komputer atau ponsel, juga akan membantu.

Menatap layar terlalu lama dapat menyebabkan kelelahan mata, penglihatan kabur, kesulitan fokus pada jarak, mata kering, sakit kepala, dan nyeri bahu.

Mata harus diistirahatkan setiap 20 menit.

Pedomannya adalah melihat sejauh 20 kaki, selama 20 detik, setiap 20 menit.

Tip lainnya adalah bangun setiap dua jam dari pekerjaan komputer untuk istirahat 15 menit.

Baca berita lain tentang kesehatan umum di sini.

(TribunHealth.com/Nur)

Penulis: anrosikin
Editor: Melia Istighfaroh
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved