Breaking News:

dr. Ihsan: Bayi Tabung Diindikasikan pada Keadaan Sel Telur Tersumbat atau Masalah pada Laki-laki

Setiap pasangan yang sudah menikah tentu saja menginginkan kehadiran buah hati. Namun, tak semua pasangan dengan mudah mendapatkan kehamilan.

health.kompas.com
Ilustrasi proses bayi tabung 

TRIBUNHEALTH.COM - Program bayi tabung adalah salah satu cara untuk mendapatkan kehamilan bagi pasangan yang sudah lama ingin memiliki buah hati.

Bayi tabung yakni sel laki-laki dan sel perempuan disatukan di luar tubuh.

Setelah menjadi bakal janin yang berupa embrio dimasukkan kembali ke dalam tubuh sang ibu.

Pembuahan dalam program hamil ini dibantu di luar.

Setelah terjadi pembuahan, maka janin akan dikembalikan kembali kedalam rahim ibu.

Ilustrasi proses bayi tabung
Ilustrasi proses bayi tabung (health.kompas.com)

Baca juga: drg. Anastasia Beberkan Penyebab Rusaknya Gigi Akibat Kebiasaan Buruk yang Tidak Disadari

Syarat melakukan program bayi tabung:

- Memiliki surat nikah

- Bebas HIV

Pasangan HIV sampai saat ini kemenkes belum mengizinkan untuk melakukan program bayi tabung.

Bayi tabung diindikasikan pada keadaan apabila saluran telur sang ibu tersumbat, atau pada faktor laki-laki.

Suami tidak memiliki sel sperma yang dianggap cukup untuk membuahi secara alami.

Baca juga: drg. Anastasia Jelaskan Demineralisasi, Proses Kehancuran Gigi Akibat Bakteri pada Plak Gigi

Apabila semua masalah masih bisa diatasi, maka dilakukan langkah-langkah alami terjadwal.

Yakni dengan cara berhubungan yang alami namun terjadwal atau bisa dengan proses inseminasi.

Berdasarkan statistik, perempuan memiliki kualitas telur yang baik sampai pada usia 37 tahun.

Diatas usia 37 tahun, kualitas telur akan menurun walaupun masih memiliki kuantitas yang bagus.

Pemeriksaan yang dilakukan saat akan menjalankan program bayi tabung:

- Perempuan melakukan pemeriksaan USG untuk melihat anatomi rahim dan ovarium.

Baca juga: Adib Setiawan S.Psi: Jika Anak Berbicara Kasar ke Orangtua, Segera Konseling dengan Psikolog

- Melakukan HSG untuk melihat saluran telur tersumbat atau tidak.

- Pada laki-laki harus diperiksa spermanya, walaupun sudah pernah memiliki anak.

Karena pada laki-laki setiap 6 bulan terjadi perubahan sperma.

Presentase tingkat keberhasilan dalam melakukan program bayi tabung, diantara 40-45%.

Ini disampaikan pada channel YouTube Tribun Pekanbaru Official, bersama dengan dr. Ihsan Suheimi, Sp.OG. Seorang dokter spesialis obstetri & ginekologi. Selasa (18/8/2020)

(TribunHealth.com/Putri Pramesti Anggraini)

Penulis: Putri Pramestianggraini
Editor: Ekarista Rahmawati
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved