Breaking News:

dr. Imam Santoso Jelaskan Cara Menangani Gejala Pendarahan Otak yang Terjadi Secara Tiba-tiba

Pendarahan otak ialah suatu kondisi otak yang sehat terisi oleh darah. Otak bisa terisi oleh darah yang diakibatkanp pecahnya pembuluh darah pada otak

health.grid.id
ilustrasi pendarahan otak 

TRIBUNHEALTH.COM - Membedakan pendarahan sakit kepala dan pendarahan otak terdapat gejala berikutnya yang mengikuti.

Pendarahan otak paling sering terjadi karena hipertensi kronik yang tidak terkontrol, dan semakin lama semakin tinggi hipertensi mungkin pembuluh darah mengalami perubahan pada ujungnya.

Perubahan pembuluh darah pada bagian ujung dikarenakan tidak terkonrolnya hipertensi.

Selain hipertensi, pendarahan otak bisa dikarenakan faktor usia.

Pada faktor usia yang bertambah, mungkin terjadi kerapuhan pada dinding-dinding pembuluh darah, sehingga ketika tensi mendadak naik bisa mengalami pecah.

ilustrasi pendarahan otak
ilustrasi pendarahan otak (health.grid.id)

Baca juga: Gigi Susu yang Sudah Goyang dan Terlalu Lama Tidak Dicabut Bisa Kuat Kembali? Berikut Ulasan Dokter

Faktor-faktor genetik juga bisa menjadi penyebab perdarahan pada otak.

dr. Imam santoso mengatakan bahwa faktor perdarahan otak yang paling sering terjadi dikarenakan hipertensi.

Orang awam yang mengalami hipertensi sering mengeluhkan tengkuk kepala yang kaku.

Meskipun sebetulnya hipertensi tidak memiliki gejala yang spesifik.

Hipertensi tergolong berbahaya hingga disebut dengan Silent killer atau pembuluh berdarah dingin.

Dikatakan silent killer karena pemilik raga tidak merasakan naiknya tekanan darah, kecuali rutin mengecek tekanan darah.

Baca juga: Kapan Gigi Gingsul Dikatakan Berbahaya dan Harus Dicabut? Begini Penjelasan drg. Anastasia

dr. Imam menyampaikan bahwa ketika sudah mengalami hipertensi, lebih baik berobat ke dokter.

Namun, sayangnya habbit untuk memeriksakan tekanan darah belum menjadi hal yang penting, sehingga diharuskan rutin mengecek tekanan darah sendiri dirumah.

dr. Imam menyampaikan bahwa perdarahan pada otak bisa terjadi karena adanya hipertensi yang tidak terdeteksi.

Hipertensi yang tidak terdeteksi sudah tergolong kronis akibat bertambahnya usia dan didukung oleh faktor makanan seperti kolesterol, kandungan garam yang tinggi bisa memicu naiknya tekanan darah tinggi.

Pasien yang memiliki riwayat hipertensi wajib terus memantau kondisi tekanan darah, karena sewaktu-waktu bisa saja terjadi pendarahan otak.

Ini disampaikan pada channel YouTube KompasTV bersama dengan dr. Mohammad Imam Santoso, Sp.S. Seorang dokter spesialis saraf. Kamis (23/9/2021)

(TribunHealth.com/Putri Pramesti Anggraini)

Penulis: Putri Pramestianggraini
Editor: Ekarista Rahmawati
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved