Breaking News:

dr. Ayodhia Sebut Tipes Lebih dari 2 Minggu Bisa Sebabkan Komplikasi

Penyakit tipes merupakan penyakit infeksi pada pencernaan yang umum terjadi tanpa memandang usia. Gejala utama yang menjadi tanda adalah demam.

travel.kompas.com
ilustrasi seorang anak yang sedang sakit tipes 

TRIBUNEHALTH.COM - Penyakit tipes merupakan penyakit infeksi yang menyerang pencernaan.

Tipes merupakan penyakit yang disebabkan oleh bakteri Salmonella typhii.

Penyakit tipes akan menular dengan cepat melalui konsumsi makanan atau minuman yang sudah terkontaminasi bakteri Salmonella typhii.

Makan ditempat yang sama dengan penderita tipes tidak dapat menularkan penyakit tipes.

Akan tetapi jika seseorang yang sakit tipes menghidangkan makanan, maka makanan yang dihidangkan bisa menularkan ke orang lain.

Tipes tergolong penyakit yang berbahaya bagi kesehatan.

ilustrasi penderita tipes
ilustrasi penderita tipes (freepik.com)

Baca juga: Perbedaan Kencing Manis Tipe 1 dan Tipe 2 yang Dijelaskan oleh dr. Mustopa Sp.PD

Terdapat 4 minggu perjalanan penyakit tipes, antara lain:

Awal terjadinya penyakit tipes ditandai dengan demam, pada awalnya demam hanya sore ke malam hari.

Kemudian demam bisa terjadi secara terus menerus, lewat dari 2 minggu sudah mulai terjadi Komplikasi.

Komplikasi yang terjadi ialah perdarahan hidung, menurunnya kesadaran.

Pada anak yang memiliki riwayat kejang, saat demam tinggi maka anak tersebut bisa kejang.

Oleh karena itu, penyakit tipes bisa sangat berbahaya.

Baca juga: Sepeda untuk Penyemangat Pasien Tuberkulosis Resistan Obat (TBC-RO) Menuntaskan Pengobatan

Bahaya dari penyakit tipes bisa mengganggu tumbuh kembang pada anak.

Tipes bisa menyebabkan demam tinggi dan bisa menyebabkan diare.

Apabila demam tinggi, bisa menyebabkan kejang-kejang dan kekurangan cairan.

Begitu pula dengan diare, apabila diare terus menerus dan terjadi kekurangan cairan atau terjadi penurunan kesadaran akibat tipes maka akan berefek jangka panjang.

Mungkin bisa disembuhkan tapi memiliki kecacatan yang akan mengganggu tumbuh kembang anak nantinya.

Tipes memang berbahaya dan bisa mengganggu tumbuh kembang anak kedepannya.

Baca juga: Mungkinkah Orang yang Mengalami Delusi Disadarkan dengan Kebenaran? Berikut Ulasan Psikolog

Jika terjadi penurunan kesadaran, maka problem sudah terjadi pada otak.

Terjadi kejang dalam durasi lama, tentu yang bisa terganggu ke depannya adalah fungsi kognitif.

Halaman
12
Penulis: Putri Pramestianggraini
Editor: Ekarista Rahmawati
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved