Breaking News:

drg. Zaida Dahlia Ungkap Gesekan Sikat Gigi Terlalu Kencang Sebabkan Gusi Berdarah dan Meradang

Menurut drg. Zaida Dahlia Wattimena gesekan yang terlalu kencang juga dapat mengikis lapisan pelindung dan enamel gigi.

freepik.com
Ilustrasi teknik menyikat gigi dengan benar, drg. Zaida Dahlia Wattimena sebut jika teknik yang salah membuat gusi mudah berdarah 

TRIBUNHEALTH.COM - Bulu sikat gigi yang sedang atau keras memang lebih efektif dalam membersihkan plak gigi.

Namun, bulu sikat gigi jenis tersebut dapat merusak gigi, akar gigi, dan bahkan lapisan pelindung gigi jika cara menyikat gigi terlalu kuat.

Selain itu, diperlukan teknik menyikat gigi dengan tepat dalam membersihkan gigi dan mulut.

Baca juga: dr. Olga Rasiyanti Siregar, M.Ked(Ped), Sp.A(K) Ungkap Jika Thalasemia Bisa Menyebabkan Komplikasi

Hal ini lantaran menyikat gigi terlalu keras dapat menyebabkan gusi berdarah hingga meradang.

Gesekan yang terlalu kencang juga dapat mengikis lapisan pelindung dan enamel gigi.

Ilustrasi gusi meradang akibat teknik yang salah dalam menyikat gigi, simak ulasan drg. Zaida Dahlia Wattimena
Ilustrasi gusi meradang akibat teknik yang salah dalam menyikat gigi, simak ulasan drg. Zaida Dahlia Wattimena (freepik.com)

Pada akhirnya tindakan ini menyebabkan gigi menjadi sensitif.

Hal ini disampaikan oleh Dokter Gigi, drg. Zaida Dahlia Wattimena yang dilansir oleh Tribunhealth.com dalam tayangan YouTube Tribun Sumsel edisi 04 November 2021.

Dokter juga mengingatkan teknik sikat gigi yang tepat.

Baca juga: dr. Ni Komang Yeni Paparkan Jika Orang Tua Perlu Memberikan Pendidikan Seksual Sejak Dini

Dokter sarankan untuk menyikat gigi dari atas ke bawah lantaran tindakan ini lebih baik dibandingkan menyikat gigi dengan cara menggeser ke kanan dan kiri.

Dengan begitu, sela-sela gigi akan terbersihkan dengan baik dan optimal.

Dokter menyebutkan jika banyak sekali pasien yang mengeluhkan bau mulut meski sudah rajin menyikat gigi.

Ilustrasi bau mulut, drg. Zaida Dahlia Wattimena sebut akibat tak membersihkan lidah
Ilustrasi bau mulut, drg. Zaida Dahlia Wattimena sebut akibat tak membersihkan lidah (freepik.com)

Lantaran tak sedikit pasien yang lupa jika lidah merupakan bagian dari rongga mulut.

Pada saat seseorang mengonsumsi makanan, tentu saja lidah terkena sisa-sisa makanan.

Menurut dokter apabila tidak ingin mengalami bau mulut, maka dianjurkan untuk menyikat lidah pada saat melakukan pembersihan gigi dan mulut.

Baca juga: Mitos atau Fakta Scaling Gigi dapat Membuat Gigi Terkikis? Simak Jawaban drg. Zaida Dahlia Wattimena

Pembersihan lidah bisa menggunakan bulu sikat gigi.

Hal ini karena bulu sikat gigi memiliki tekstur yang halus.

Dokter ajarkan pada saat menyikat gigi bisa melakukan gerakan dari belakang ke depan.

ilustrasi seseorang menyikat gigi, drg. Zaida Dahlia Wattimena ajarkan teknik menyikat gigi yang benar
ilustrasi seseorang menyikat gigi, drg. Zaida Dahlia Wattimena ajarkan teknik menyikat gigi yang benar (freepik.com)

Kemudian setelah itu bisa dibersihkan dengan cara berkumur.

Baca juga: Apakah Susu Formula dengan Kandungan Hi-Calcium Bisa Mempengaruhi Tinggi Anak? Ini Kata Dokter

Penjelasan Dokter Gigi, drg. Zaida Dahlia Wattimena dilansir oleh Tribunhealth.com dalam tayangan YouTube Tribun Sumsel edisi 04 November 2021.

(Tribunhealth.com/Dhiyanti)

Baca berita lain tentang kesehatan di sini.

Penulis: Dhiyanti Nawang Palupi
Editor: Ekarista Rahmawati
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved