Breaking News:

Presiden IDF Sebut Diabetes sebagai Pandemi, Diprediksi Bakal Melonjak dalam 2 Tahun Kedepan

data IDF menunjukkan satu dari 10 orang dewasa di seluruh dunia hidup dengan diabetes

kompas.com
ilustrasi pengecekan diabetes 

TRIBUNHEALTH.COM - Angka penderita diabetes telah menjadi perhatian di kalangan ahli.

International Diabetes Federation (IDF) merilis statistik yang menunjukkan, satu dari 10 orang dewasa di seluruh dunia hidup dengan diabetes, dilansir TribunHealth.com dari CNN, Minggu (14/11/2021).

Angka tersebut setara dengan sekitar 537 juta orang.

Pada tahun 2024, IDF memperkirakan jumlah penderita diabetes diperkirakan akan meningkat menjadi 1 dari 8 orang dewasa.

"Saat dunia menandai seratus tahun penemuan insulin, saya berharap kita dapat mengatakan bahwa kita telah menghentikan gelombang naik diabetes," kata Presiden IDF Dr. Andrew Boulton kepada CNN.

"Sebaliknya, diabetes saat ini merupakan pandemi yang belum pernah terjadi sebelumnya."

Baca juga: dr. Az Zuhruf Jelaskan Tingkat Keparahan Scabies yang Bisa Dialami Pasien HIV atau Diabetes

Baca juga: Gejala Hiperglikemia pada Penderita Diabetes, Bisa Picu Komplikasi Ketoasidosis yang Mematikan

ilustrasi diabetes
ilustrasi diabetes (health.kompas.com)

Hampir 7 juta orang dewasa telah meninggal di seluruh dunia pada tahun 2021 sejauh ini karena diabetes atau komplikasinya, IDF memperkirakan.

Angka itu lebih dari 1 per 10 kematian global karena sebab apa pun.

Itu tidak termasuk nyawa yang hilang karena virus corona baru, yang sangat mematikan bagi orang yang hidup dengan diabetes.

Sebuah penelitian yang diterbitkan pada bulan Februari menemukan bahwa memiliki diabetes tipe 1 atau tipe 2 meningkatkan risiko penyakit parah dan kematian akibat Covid-19 tiga kali lipat.

Baca juga: Saliva Penderita Diabetes Mengandung Glukosa, drg. Anastasia: Menjadi Sumber Makanan Mikroorganisme

Baca juga: drg. Anastasia Ungkap Persiapan Penderita Diabetes yang Hendak Melakukan Pembersihan Gigi dan Mulut

ilustrasi diabetes
ilustrasi diabetes (kompas.com)

"Dan jika Anda menginginkan statistik mengejutkan lainnya, sebanyak 40% orang yang telah meninggal di AS akibat Covid-19 menderita diabetes," kata Dr. Robert Gabbay, kepala petugas ilmiah dan medis untuk American Diabetes Association.

Pandemi juga berdampak pada seberapa baik orang mengelola diabetes mereka selama satu setengah tahun terakhir, kata Boulton, yang juga seorang profesor kedokteran di University of Manchester di Inggris.

"Ketakutan saya adalah kita akan melihat tsunami dalam dua tahun ke depan diabetes dan komplikasinya karena orang melewatkan janji skrining karena takut tertular Covid-19," katanya.

Baca berita lain tentang kesehatan umum di sini.

(TribunHealth.com/Nur)

Penulis: anrosikin
Editor: Melia Istighfaroh
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved