Breaking News:

Impaksi Gigi Mengakibatkan Seseorang Lebih Rentan Mengalami Kerusakan Gigi dan Penyakit Gusi

Permasalahan mulut selain sariawan dan gigi berlubang adalah impaksi gigi. Impaksi gigi dialami ketika gigi bungsu mulai tumbuh tidak pada jalurnya.

freepik.com
ilustrasi terjadinya impaksi gigi 

TRIBUNHEALTH.COM - Impaksi adalah gigi bungsu yang tumbuh sakit dan termasuk masalah umum.

Keadaan ini biasanya terjadi karena gigi geraham yang paling belakang tumbuh miring atau tidak sejalur dengan garis gigi lain.

Impaksi pada gigi merupakan kondisi gigi terpendam atau terjebak didalam gusi.

Umumnya, impaksi gigi terjadi pada orang dewasa.

Akibat dari impaksi gigi membuat seseorang rentan mengalami kerusakan pada gigi dan penyakit gusi.

ilustrasi terjadinya impaksi gigi
ilustrasi terjadinya impaksi gigi (freepik.com)

Baca juga: Selain Proses Degeneratif, Trauma Bisa Menjadi Penyebab Katarak? Simak Penjelasan dr. Hadi Prakoso

Impaksi gigi adalah gigi yang tumbuhnya sebagian, atau gigi yang bererupsi hanya sebagian.

Terbanyak kasus pada gigi geraham ketiga, gigi taring, dan gigi premolar kedua.

Penyebab impaksi adalah dimensi rahang yang tidak mencukupi untuk tumbuhnya gigi yang normal.

Terkadang tidak merasakan sakitnya saat impaksi secara langsung, karebna dampak sakitnya termasuk jangka panjang misalnya saat gigi tumbuh sebagian.

Yang sering terjadi adalah bukan nyeri atau sakit tetapi serting food impaction atau penumpukan sisa makanan, sakit pada gusi, paling sering adalah sakit pada jaringan lunak disekitar gigi.

Baca juga: Sering Dianggap Penyakit Orangtua, Nyatanya Hipertensi Bisa Dialami Semua Usia

Saat gigi tumbuh sebagian dan tidak terasa sakit maka diperkirakan tidak bisa tumbuh normal.

Secara radiologi maupun pemeriksaan klinis, hasil prognosanya buruk karena tidak bisa tumbuh sebaiknya dilakukan pengambilan.

Resiko yang paling sering dijumpai seperti abses, periodontitis, nyeri.

Pada kasus tertentu dimana ujung akar berhimpitan dengan saraf yang berada dibawanya akan menyebabkan nyeri yang hilang timbul.

Jika gigi tersebut mendesak gigi geraham kedua, maka gigi geraham kedua akan ikut rusak bahkan kedua gigi rusak bersamaan.

Gigi yang mengalami impaksi adalah gigi taring dan gigi premolar kedua sering tidak tumbuh atau tertanam.

Ini disampaikan pada channel YouTube Tribun Palu Official bersama dengan drg. Nugroho S., Sp.BM., C.Med., CHCM., FICS. Selasa (12/1/2021)

(TribunHealth.com/Putri Pramesti Anggraini)

Penulis: Putri Pramestianggraini
Editor: Ekarista Rahmawati
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved