Breaking News:

Perlunya Menjaga Pola Makan Sehat untuk Tetap Menjaga Kestabilan Kadar Kolesterol

Banyak anggapan makanan berlemak dan bersantan adalah makanan yang lezat. Padahal makanan tersebut tidak baik untuk kesehatan jika dikonsumsi berlebih

pixabay.com
ilustrasi pola makan sehat 

TRIBUNHEALTH.COM - Kebanyakan masyarakat tidak mengontrol dalam mengonsumsi makanan yang berlemak dan bersantan.

Terlalu banyak mengonsumsi makanan berlemak dan bersantan tentu saja tidak baik untuk kesehatan.

Makanan santan dan berlemak adalah jenis makanan yang tinggi kalori.

Menjaga kesehatan tubuh dimulai dari menjaga pola makan dengan baik.

Cara menjaga pola makan yang baik adalah dengan cara pola makan gizi seimbang.

Menjaga pola makan gizi seimbang yaitu makan 3x dalam sehari, sarapan, makan siang dan makan sore atau menjelang malam.

ilustrasi pola makan sehat
ilustrasi pola makan sehat (pixabay.com)

Baca juga: Berbagai Penyebab Ingus Berdarah, Kapan Perlu Menemui Dokter?

Banyak orang yang beranggapan bahwa makan malam adalah makan sebelum tidur.

Dan hal tersebut yang menyebabkan banyaknya akumulasi lemak didalam perut, terutama didalam tubuh.

Beberapa tips menurunkan kolesterol dari pola makan kita yaitu:

- Dimulai dari sarapan bisa dengan mengonsumsi produk gandum, oatmeal atau produk yang mengandung karbohidrat jenis kompleks.

Karena karbohidrat jenis kompleks bisa menambah energi didalam tubuh dan dibakar dalam jangka yang panjang.

Jadi tidak akan membuat lapar diwaktu yang cepat dan bisa dikombinasikan dengan buah.

Baca juga: Behel Gigi Sering Dijual Bebas, Ini Pendapat Dr. drg. Eddy Heriyanto Habar, Sp. Ort (K).

Jika lambung memiliki masalah jangan mengonsumsi buah yang mengandunt tinggi gas, perlu diperhatikan antaralain:

- Saat makan siang tetap menjaga nutrisi seimbang dengan adanya karbohidrat, protein, lemak sehat.

Contohnya adalah dada ayam tanpa kulit, daging tanpa lemak, atau protein dari jenis ikan.

- Makan malamnya lebih ke makanan yang berserat, tetap harus ada protein.

Makan sore sebaiknya 3 jam sebelum tidur dan mengonsumsi susu low fat.

Ini disampaikan pada channel YouTube KompasTV bersama dengan dr. Rizal Idrus. Seorang pakar kesehatan dan nutrisi olahraga. Selasa (21/7/2015)

(TribunHealth.com/Putri Pramesti Anggraini)

Penulis: Putri Pramestianggraini
Editor: Ekarista Rahmawati
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved