Breaking News:

Dr. drg. Munawir Mengatakan Bahwa Gigi Bungsu Rawan Mengalami Pengeroposan

Pada umumnya pengeroposan gigi tidak bisa dilihat dengan mata telanjang, sehingga diperlukan pemeriksaan oleh dokter gigi.

tribunnews.com
ilustrasi tumbuhnya gigi bungsu 

TRIBUNHEALTH.COM - Pada ibu hamil yang kurang intake mineral-mineral yang dibutuhkan oleh tubuh bisa mempengaruhi janin, termasuk tumbuh kembang pada gigi.

Sangat penting untuk diketahui bahwa tumbuh kembang gigi tidak dimulai sejak lahir, tetapi diawali dari masa pertumbuhan janin.

Sedangkan pengeroposan gigi yang disebabkan oleh aktivitas bakteri yang merusak gigi biasanya seiring dengan waktu.

Dalam artian bahwa kondisi-kondisi tertentu bila mana oral hygiene atau kondisi kebersihan mulut tidak terjaga, tentu dapat mempercepat proses kerusakan gigi tersebut.

ilustrasi tumbuhnya gigi bungsu
ilustrasi tumbuhnya gigi bungsu (tribunnews.com)

Baca juga: Benarkah Berbaring setelah Makan Memicu Naiknya Asam Lambung? Begini Ulasan dr. Mustopa, Sp.PD

Tetapi jika oral hygiene dijaga, rutin kontrol kesehatan gigi, maka kesehatan gigi seseorang bisa bertahan lama.

Sebenarnya faktor pengerusakan gigi karena aktivitas bakteri lebih kepada individu masing-masing.

Selama tetap rutin menjaga oral hygiene tidak menjadi masalah.

drg. Munawir mengatakan bahwa terdapat beberapa hal yang ditemukan pada pasien yang sudah lanjut usia, giginya masih dalam kondisi baik karena perawatannya sangat baiik.

Gigi bungsu dalam pemahaman dokter gigi merupakan gigi paling terakhir tumbuh.

Baca juga: Apakah Dental Floss Efektif Membersihkan Karang Gigi? Begini Tanggapan Dr. drg. Munawir H. Usman

Gigi bungsu dikenal dengan gigi geraham tiga atau molar ke tiga.

Pengeroposan gigi bungsu biasanya terjadi akibat retensi food atau retensi makanan.

Dikarenakan kondisi gigi bungsu merupakan gigi yang terakhir muncul, maka gigi ini tumbuh kekurangan tempat.

drg. Munawir mengatakan bahwa gigi bungsu kerap ditemui mayoritas tumbuh dengan posisi miring.

Sehingga gigi bungsu sangat rawan terjadi retensi-retensi makanan yang sangat sulit untuk dibersihkan.

Baca juga: Anak-anak Lebih Mudah Terkena Karies, drg. Anastasia Ririen Tekankan Pentingnya Bersihkan Mulut

Oleh karena itu pada beberapa kasus yang sering ditemukan, banyak gigi bungsu yang sangat cepat mengalami pengeroposan.

Pengeroposan pada gigi bungsu ini akibat diawali dengan terjadinya retensi makanan atau makanan terselip dibagian permukaan antara gigi geraham dua dan gigi geraham tiga.

Sisa makanan sangat sulit dijangkau saat melakukan sikat gigi.

Sehingga gigi bungsu tersebut lama-kelamaan menjadi tempat yang disenangi oleh bakteri.

Aktivitas bakteri akan sangat meningkat pada daerah-daerah yang terdapat sisa-sisa makanan tersebut.

Dikarenakan adanya retensi makanan pada gigi, maka terjadilah pengeroposan pada gigi bungsu.

Ini disampaikan pada channel YouTube Tribunnews.com bersama dengan Dr. drg. Munawir. Usman. Seorang dokter gigi. Sabtu (4/9/2021)

(TribunHealth.com/Putri Pramesti Anggraini)

Penulis: Putri Pramestianggraini
Editor: Ekarista Rahmawati
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved