Breaking News:

Diabetes Dapat Pengaruhi Kehidupan Seksual, dr. Binsar Sebut Ereksi Bisa Anjlok ke Level Terendah

dr. Binsar Martin Sinaga tekankan pentingnya atasi diabetes sebelum pengaruhi kehidupan seksual

Kompas.com
ilustrasi gangguan ereksi 

TRIBUNHEALTH.COM - Diabetes pada pria bisa ditandai dengan menurunnya performa di atas ranjang.

Hal itu disampaikan oleh Medical Sexolgist, dr. Binsar Martin Sinaga, ketika menjadi narasumber dalam program Edukasi Seksual Tribunnews.

dr. Binsar Martin Sinaga menegaskan diabetes sudah pasti berdampak pada ereksi pria.

Bukan tidak mungkin ereksi sampai turun ke level terendah, yakni level 1.

Pada tahap ini bisa dikatakan tingkat ereksi jadi yang paling lemah.

Namun ada sejumlah tanda yang bisa diwaspadai.

"Ada namanya 3P yang perlu diperhatikan sebagai tanda sederhana bagi penderita diabetes."

Lalu apa saja itu?

Baca juga: Labu Punya Sederet Manfaat Kesehatan, Baik untuk Penderita Diabetes hingga Penyakit Kardiovaskular

Baca juga: 6 Masalah Penglihatan Akibat Komplikasi Diabetes, Katarak hingga Edema Makula

Diabetes
Diabetes (Pexels.com)

Pertama adalah polidipsi.

Polidipsi adalah kondisi ketika seseorang merasa haus terus-menerus.

Akibatnya dia membutuhkan lebih banyak minum.

Kedua adalah poliuri, dimana penderita biasanya lebih sering buang air kecil.

"Baru polivagi, rasa lapar yang berlebihan. Yang sangat terus menerus lapar."

"Itu jadi satu tanda individu yang bersangkutan menjadi tanda penyakit gula," papar dr Binsar.

Baca juga: drg. R. Ngt. Anastasia Ririen Sebut Penderita Diabetes Mengeluarkan Bau Mulut yang Khas

Baca juga: Rongga Mulut Penderita Diabetes Lebih Peka, drg. Ngt. Anastasia Ririen: Jangan Sampai Terjadi Luka

ilustrasi gangguan seksual akibat diabetes
ilustrasi gangguan seksual akibat diabetes (kompas.com)

Terkait hal ini, dr Binsar Martin Sinaga memberikan beberapa tips.

Yang pertama adalah menjaga gaya hidup, utamanya pola makan.

Selain itu, bantuan medis juga penting untuk mendukug penyembuhan.

dr Binsar mengatakan kunci berikutnya adalah disiplin minum obat.

"Yang ketiga adalah olahraga, gerak," kata dr Binsar.

Baca juga: drg. R. Ngt. Anastasia Ririen Sebut Penderita Diabetes Mengeluarkan Bau Mulut yang Khas

Baca juga: drg. R. Ngt. Anastasia Ririen: Umumnya Penderita Diabetes Memiliki Oral Hygiene yang Buruk

ilustrasi diabetes
ilustrasi diabetes (kompas.com)

"Karena selama pandemi ini banyak orang menjadi malas."

"Enggak pernah lagi mau berpanas-panas," lanjutnya.

Padahal, gerak badan menjadi salah satu kunci kesehatan.

Apabila kondisi yang buruk sudah terjadi, maka penyembuhan diabetes dan gangguan seksual harus dilakukan secara bersamaan.

"Sembari diabetesnya diperbaiki, maka kehidupan seksualnya, ereksinya juga harus diperbaiki," papar dr Binsar.

(TribunHealth.com/Nur)

Penulis: anrosikin
Editor: Melia Istighfaroh
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved