Breaking News:

drg R. Ngt. Anastasia Ririen Jelaskan Jenis dan Penyebab Bau Mulut, Termasuk karena Asam Lambung

Selain masalah rongga mulut, munculnya bau tak sedap juga bisa dipicu oleh penyakit lain

freepik.com
ilustrasi seseorang yang merasa tidak percaya diri karena bau mulut 

TRIBUNHEALTH.COM - drg R. Ngt. Anastasia Ririen menjelaskan mengenai bau mulut atau yang dikenal sebagai halitosis dalam dunia medis

Bau mulut terdiri atas beberapa jenis beberapa jenis.

Hal itu disampaikan oleh drg. Anastasia ketika menjadi narasumber dalam salah satu sesi Program Sapa Dokter Tribunnews.

Yang pertama adalah genuine halitosis.

"Kemudian ada juga yang sebutannya pseudohalitosis."

"Ada lagi ketika seseorang lebih dikuasai oleh psikologisnya. Jadi sebutannya adalah fobia halitosis," jelasnya.

Baca juga: drg. Nabila Sebut Bau Mulut yang Sangat Mengganggu Bisa Disebabkan oleh Berbagai Hal

Baca juga: Mengenal Berbagai Manfaat Obat Kumur, Atasi Bau Mulut hingga Mencegah Kerusakan Gigi

ilustrasi bau mulut pada seseorang
ilustrasi bau mulut pada seseorang (freepik.com)

Jadi, ketika pasien mengeluhkan bau mulut, dokter akan menentukan apakah itu benar-benar halitosis atau sekadar fobia.

Pasalnya memang ada orang yang mengeluhkan punya bau mulut yang mengganggu.

Padahal ketika dilakukan pengecekan medis tidak ada masalah apa pun.

"Jadi tergantung penyebabnya apa," tandas drg Anastasia.

Untuk genuine halitosis sendiri, ada yang bersifat fisiologis dan ada yang bersifat patologis.

"Kalau yang pseudo, itu biasanya bagi mereka yang sudah dirawat, tapi tetap merasa ada sesuatu yang mengganggu," jelasnya.

Baca juga: Tidak Hanya Menimbulkan Bau Mulut, Karang Gigi Memiliki Efek Serius pada Kesehatan Mulut

ilustrasi mengalami bau mulut
ilustrasi mengalami bau mulut (kompas.com)

Halitosis yang bersifat fisiologis, biasa terjadi ketika bangun tidur, di mana bau mulut terasa tidak sedap.

Kondisi ini lumrah dialami.

Penyebabnya bisa karena beberapa hal, seperti mulut kering, atau mulut yang tertutup lama selama tidur.

"Jadi kalau faktor yang sifatnya sementara itu dihilangkan, akan langsung pulih."

"Bisa dengan berkumur, sikat gigi, mengerok lidah, langsung bere," kata drg Anastasia.

Yang menjadi PR adalah bau mulut yang bersifat patologis.

Artinya memang ada gangguan di dalam mulut pasien.

Halitosis yang bersifat patologis bisa disebabkan karena masalah pada mulut atau dari luar.

Halaman
12
Penulis: anrosikin
Editor: Melia Istighfaroh
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved