Breaking News:

Penderita Diabetes Bisa 3 Kali Lebih Mungkin Alami Depresi, CDC AS Sebut Keduanya Perlu Diatasi

Diabetes dan depresi bisa saling mempengaruhi, jika salah satunya tak diobati bisa memperparah kondisi lainnya

Freepik
Ilustrasi depresi akibat diabetes 

TRIBUNHEALTH.COM - Diabetes dan kesehatan mental merupakan dua kondisi yang bisa saling terkait.

Pasalnya, pikiran, perasaan, dan sikap dapat mempengaruhi seberapa sehat tubuh seseorang.

Masalah kesehatan mental yang tidak diobati dapat memperburuk diabetes, dan masalah dengan diabetes dapat memperburuk masalah kesehatan mental.

Tapi untungnya jika satu menjadi lebih baik, yang lain cenderung menjadi lebih baik juga, dilansir TribunHealth.com dari laman resmi CDC Amerika Serikat, Senin (18/10/2021).

Masalah kesehatan mental yang bisa terkait dengan diabetes salah satunya adalah depresi.

Baca juga: Orang dengan Siklus Tidur Teratur pada Malam Hari Memiliki Risiko Depresi yang Lebih Kecil

Baca juga: Tubuh Dipaksa Lawan Siklus Sirkardian saat Begadang, Berisiko Depresi jika Dilakukan Terus Menerus

ilustrasi depresi
ilustrasi depresi (kompas.com)

Depresi adalah penyakit medis yang menyebabkan perasaan sedih dan sering kehilangan minat pada aktivitas yang biasa dinikmati.

Itu bisa menghalangi seberapa baik seseorang berfungsi di tempat kerja dan di rumah, termasuk dalam merawat diabetes yang diderita.

Ketika seseorang tidak dapat mengelola diabetes dengan baik, risiko komplikasi diabetes seperti penyakit jantung dan kerusakan saraf menjadi meningkat.

Orang dengan diabetes 2 sampai 3 kali lebih mungkin mengalami depresi daripada orang tanpa diabetes.

Hanya 25% hingga 50% penderita diabetes yang mengalami depresi didiagnosis dan diobati.

Baca juga: Tips yang Bisa Dilakukan Orangtua saat Anak Remaja Alami Depresi, Jangan Abaikan Perasaannya

Baca juga: Aktivitas Fisik pada Remaja Bisa Kurangi Risiko Depresi pada Masa Mendatang

ilustrasi kencing manis atau diabetes
ilustrasi kencing manis atau diabetes (batam.tribunnews.com)

Tetapi pengobatan—terapi, obat-obatan, atau keduanya—biasanya sangat efektif.

Dan tanpa pengobatan, depresi seringkali menjadi lebih buruk, bukan lebih baik.

Gejala depresi bisa ringan hingga berat, termasuk beberapa hal sebagai berikut.

  • Merasa sedih atau kosong
  • Kehilangan minat pada aktivitas favorit
  • Makan berlebihan atau tidak ingin makan sama sekali
  • Tidak bisa tidur atau tidur terlalu banyak
  • Mengalami kesulitan berkonsentrasi atau membuat keputusan
  • Merasa sangat lelah
  • Merasa putus asa, mudah tersinggung, cemas, atau bersalah
  • Mengalami sakit atau nyeri, sakit kepala, kram, atau masalah pencernaan
  • Memiliki pikiran untuk bunuh diri atau mati

Jika berpikir mungkin mengalami depresi, segera hubungi dokter atau psikolog untuk mendapatkan bantuan.

Semakin dini depresi diobati, semakin baik untuk kesehatan, kualitas hidup, dan diabetes yang tengah dialami.

Baca berita lain tentang kesehatan umum di sini.

(TribunHealth.com/Nur)

Penulis: anrosikin
Editor: Melia Istighfaroh
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved