Breaking News:

Tips yang Bisa Dilakukan Orangtua saat Anak Remaja Alami Depresi, Jangan Abaikan Perasaannya

Selain itu, orangtua perlu memberikan waktu berkualitas untuk berinteraksi dengan anak

health.kompas.com
ilustrasi kesehatan mental remaja 

TRIBUNHEALTH.COM - Orangtua merupakan pihak yang berperan penting terhadap kehidupan anak.

Termasuk ketika remaja mulai mengalami depresi.

Sayangnya, beberapa orangtua mungkin kesulitan membedakan antara kecemasan remaja normal dengan depresi.

Biasanya beberapa gejala yang muncul antara lain kelelahan, lekas marah, pola tidur yang aneh, keinginan untuk ditinggal sendiri, dan kurangnya minat pada sekolah dan aktivitas sehari-hari, dilansir TribunHealth.com dari CNN.

Orang tua, kata para ahli, dapat membantu anak mereka yang depresi dengan bersikap mendukung dan memvalidasi perasaan mereka.

Baca juga: dr. Zulvia Oktanida Syarif Ungkap Dampak yang Terjadi Bila Remaja Alami Masalah Kesehatan Mental

Baca juga: dr. Fransisca Handy, Sp.A, IBCLC Sebut Pentingnya Memberikan Perhatian dan Dukungan di Masa Remaja

Ilustrasi - Kesehatan mental remaja
Ilustrasi - Kesehatan mental remaja (Pixabay)

Dari pada bersikap kritis, kata Lembaga nirlaba AS Child Mind, cobalah untuk memperhatikan perilaku positif.

Misalnya, "daripada berkata, 'Sayang, kamu harus benar-benar bangun dan melakukan sesuatu. Bagaimana kalau menelepon teman lama?' Anda mungkin berkata, 'Saya akan pergi ke mal untuk melakukan suatu tugas. Beri tahu saya jika Anda ingin ikut dengan saya, dan mungkin kita bisa makan siang bersama,'" saran institut tersebut.

Dan jika cara tersebut tak berhasil pada percobaan pertama, kata YoungMinds, teruslah mencoba di hari lain.

Tapi jangan abaikan perasaan anak remaja dengan harapan bisa membaik sendiri.

Baca juga: dr. Zulvia Oktanida Jabarkan Cara dalam Membangun Kesehatan Mental pada Remaja, Berikut Ulasannya

Baca juga: Remaja Tak Luput dari Selera Makan dan Jajanan, Simak Ulasan dr. Tan Shot Yen & dr. Fransisca Handy

Ilustrasi - Kesehatan mental remaja
Ilustrasi - Kesehatan mental remaja (Pixabay)

Aliansi Nasional untuk Penyakit Mental di AS juga memiliki tips ini:

  • Perhatikan tanda-tanda peringatan: harga diri rendah, penarikan diri, kekurangan energi dan minat, nilai ujian yang lebih rendah di sekolah, kelelahan dan pikiran untuk bunuh diri. Jika terlihat, dapatkan bantuan profesional anak.
  • Habiskan waktu berkualitas dengan anak dan dorong percakapan "terbuka dan jujur" di mana orangtua secara aktif mendengarkan anak.
  • Dorong olahraga teratur, kebiasaan makan yang sehat dan tidur yang teratur dan berkualitas.
  • Dorong hubungan dengan orang lain melalui pertemuan keluarga, acara sosial, acara menginap dan klub serta kegiatan di sekolah.

Baca berita lain tentang kesehatan umum di sini.

(TribunHealth.com/Nur)

Penulis: anrosikin
Editor: Melia Istighfaroh
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved