Breaking News:

Perlu Diketahui, Lapisan Terluar Gigi akan Menipis Seiring dengan Bertambahnya Usia

Beberapa orang beranggapan bahwa gigi yang berwarna putih adalah gigi yang sehat, ternyata anggapan tersebut salah. Gigi sehat tidak memiliki anomali.

tribunnews.com
ilustrasi gigi sehat 

TRIBUNHEALTH.COM - Pandangan bahwa gigi sehat adalah gigi yang putih, tidak selalu tepat.

Gigi disebut sehat apabila tidak ada anomali kesehatan apapun pada gigi tersebut.

Gigi utuh dan tidak ada gangguan kesehatan apapun.

Bicara tentang warna, beriring dengan bertambahnya usia kita oleh pemaain, meskipun gigi sudah dirawat dengan benar dan rajin dibersihkan karangnya tetapi lapisan terluar gigi (enamel) bisa menipis.

Gigi kita secara umum terdiri atas lapisan enamel pada bagian terluar berwarna antara putih sedikit keabu-abuan atau sedikti kekuning-kuningan.

ilustrasi gigi sehat
ilustrasi gigi sehat (tribunnews.com)

Baca juga: dr. Andreas Sebut Konsumsi Makanan Pedas dan Kadar Garam Tinggi Dapat Memicu Iritasi dan Radang Usus

Tetapi pada prinsip, warna gigi cenderung kearah putih, dimana lebih transparan.

Pada laipasan kedua (dentin) berwara cenderung sedikit kuning dengan gradasi warna yang bisa beragam, grade warna kuning yang berbeda.

Lapisan ketiga adalah lapisan terdalam, terdapat jaringan pupla.

Dimana disitu terdapat persyarafan, dan pembuluh darah.

Yang menentukan warna gigi adalah lapisan ketiga pada gigi.

Bila seseorang sudah menjalankan protap kesehatan terkait gigi dan mulut dengan benar, tetapi ada satu hal bahwa seiring dengan pertambahan usia, maka lapisan terluar gigi atau enamel akan menipis.

Baca juga: Dr. drg. Munawir Sebut Gigi Tidak Rapi Dapat Menyebabkan Permasalahan pada Mulut

Sementara lapisan kedua gigi atau dentin akan menebal kearah dalam.

Dengan semakin tipisnya lapisan terluar gigi, karena lapisan tersebut transparan maka warna pada lapisan kedua, termasuk lapisan yang ketiga akan membayang dipermukaan gigi.

Sehingga tampak lebih gelap dan lebih kearah kuning.

Secara alamiah hal tersebut normal, bukan anomali.

Ini disampaikan pada channel YouTube Tribunnews.com, bersama dengan drg. R. Ngt. Anastasia Ririen Pramudyawati. Jumat (4/12/2020)

(TribunHealth.com/Putri Pramesti Anggraini)

Penulis: Putri Pramestianggraini
Editor: Melia Istighfaroh
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved