Breaking News:

Balita Mengalami Gusi Bengkak dan Sariawan Bisa Dikarenakan Tahapan Fase Tumbuh Gigi Sulung

Pada umumnya balita mulai tumbuh gigi saat memasuki usia 6 bulan. Balita yang mengalami tumbuh gigi tentunya merasa tidak nyaman pada gusi mereka.

pixabay.com
ilustrasi balita yang mengalami tumbuh gigi 

TRIBUNHEALTH.COM - Pada usia balita, secara umum anak akan mengalami 3 fase gigi.

Fase pertama adalah fase gigi sulung, dimana pada fase pertama ini akan dimulai kira-kira berkisar pada umur 8-14 bulan dan akan berakhir saat berusia 5 tahun.

Pada balita yang mengalami gusi bengkak dan sariawan pada gusi bisa dikarenakan tahapan fase pertama atau fase tahapan tumbuhnya gigi sulung.

Balita yang mengalami pembengkakan gusi tentunya dikarenakan akan tumbuh gigi.

Yang harus dilakukan pada saat anak memasuki usia tumbuh gigi, orangtua harus mengajarkan anak dan membiasakan anak untuk membersihkan rongga mulut.

ilustrasi balita yang mengalami tumbuh gigi
ilustrasi balita yang mengalami tumbuh gigi (pixabay.com)

Baca juga: Ahli Tak Menampik Media Sosial Bisa Bikin Ketagihan, Ada Kaitan dengan Hormon Dopamin di Otak

Pembersihan gusi dan pembersihan gigi bisa diajarkan mulai anak memasuki usia 20 bulan.

Anak yang sudah tumbuh gigi bisa mulai menggunakan sikat gigi dan pasta gigi sesuai dengan usianya.

Setelah anak mengonsumsi makanan, ASI ataupun susu, orangtua bisa mengajarkan anak untuk berkumur.

Jangan lupa ajarkan sikat gigi 2x dalam sehari.

Mengajarkan sikat gigi akan sangat membantu menghindari penyakit disekitar gigi.

Anak demam saat mengalami gusi bengkak, orangtua harus mengetahui apakah ada penyebab lain seperti infeksi di sekitar telinga.

Baca juga: Perlu Tahu, Beragam Tips Atasi Gangguan Kecemasan pada Remaja dari dr. Zulvia Oktanida Syarif

Selain itu, perlu diketahui saat anak buang air kecil terasa sakit.

Orangtua harus mencari penyebab-penyebab lain timbulnya demam pada anak.

Biasanya anak akan merasa kesulitan makan saat mengalami pembengkakan pada gusi.

Anak merasa nyeri disekitar gusi yang bengkak tersebut.

Cara mengatasi rasa nyeri akibat gusi bengkak pada anak adalah dengan cara tetap memperhatikan responsivitas anak terhadap pemberian makan.

Apabila anak mengalami kesulitan untuk mengonsumsi maknan yang keras, maka makanan disesuaikan dengan tekstur makanan yang lebih lembut.

Baca juga: Dampak Ibu Hamil yang Terpapar Covid-19 Varian Delta, Simak Penjelasan dr. Bayu Winarno, Sp. OG

Misalnya pada anak usia 20 bulan, bisa diberikan maccaroni scotel yang tetap mengandung karbohidrat, protein hewani, dan tetap mengandung lemak.

Langkah awal yang bisa diterapkan adalah dengan mengajarkan anak berkumur setelah minum susu, dan mencoba mengajarkan anak untuk sikat gigi.

Tentunya dengan sikat dan pasta gigi yang disesuaikan dengan usianya.

Ini disampaikan pada channel YouTube KompasTV, bersama dengan dr. Sandi Nugraha Sp.A, seorang dokter spesialis anak. Jumat (23/4/2021)

(TribunHealth.com/Putri Pramesti Anggraini)

Penulis: Putri Pramestianggraini
Editor: Ekarista Rahmawati
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved