Breaking News:

Tergolong Penyakit Menular Seksual, Gonore Bisa Menyerang Siapa Saja, Tak Terkecuali Bayi

National Health Service (NHS) Inggris menyebut penyakit gonore bisa menular pada bayi, mengapa bisa?

kompas.com
ilustrasi gonore pada pria 

TRIBUNHEALTH.COM - Gonore merupakan penyakit menular seksual yang bisa menyerang siapa saja.

Gejala gonore biasanya berkembang dalam waktu sekitar 2 minggu setelah terinfeksi, meskipun terkadang tidak muncul sampai beberapa bulan kemudian.

Sekitar 1 dari 10 pria yang terinfeksi dan 5 dari 10 wanita yang terinfeksi tidak akan mengalami gejala yang jelas.

Hal itu memungkinkan gonore tak bisa segera mendapat tindakan hingga beberapa lama, dilansir TribunHealth.com dari laman resmi NHS, Rabu (13/10/2021).

Baca juga: Infeksi Klamidia Bisa Menular pada Pasangan Seksual, NHS: Tak Selalu Akibat Penetrasi

Baca juga: Mungkinkah Melakukan Hubungan Seksual saat Vaginismus? Simak Jawaban dr. Binsar Martin Sinaga FIAS

Ilustrasi gonore pada perempuan
Ilustrasi gonore pada perempuan (style.tribunnews.com)

Gejala pada wanita

  • Pada wanita, gejala gonore dapat meliputi:
  • Keputihan yang tidak biasa, yang mungkin encer atau encer dan berwarna hijau atau kuning
  • Rasa sakit atau sensasi terbakar saat buang air kecil
  • Rasa sakit atau nyeri di daerah perut bagian bawah – ini lebih jarang terjadi
  • Perdarahan di antara periode, periode yang lebih berat dan perdarahan setelah berhubungan seks – ini lebih jarang terjadi

Gejala pada pria

Pada pria, gejala gonore dapat meliputi:

  • Keluarnya cairan yang tidak biasa dari ujung penis, yang mungkin berwarna putih, kuning atau hijau
  • Rasa sakit atau sensasi terbakar saat buang air kecil
  • Peradangan (pembengkakan) kulup
  • Rasa sakit atau nyeri di testis – ini jarang terjadi.

Infeksi pada rektum, tenggorokan atau mata

ilustrasi gonore dapat ditularkan melalui seks
ilustrasi gonore dapat ditularkan melalui seks (lifestyle.kompas.com)

Baca juga: Sifilis Menyebar Lewat Hubungan Seksual, Bisa Menjalar ke Otak jika Tak Segera Ditangani

Baca juga: Herpes Genital Termasuk Penyakit Menular Seksual, Perlu ke Dokter jika Rasakan Gejala Berikut

Baik pria maupun wanita dapat mengembangkan infeksi di rektum, tenggorokan atau mata dengan melakukan seks anal atau oral tanpa kondom.

Jika air mani atau cairan vagina yang terinfeksi bersentuhan dengan mata, seseorang juga dapat mengalami konjungtivitis.

Infeksi pada rektum dapat menyebabkan ketidaknyamanan, nyeri atau keluarnya cairan.

Sementara infeksi pada mata dapat menyebabkan iritasi, nyeri, bengkak dan keluar cairan, dan infeksi pada tenggorokan biasanya tidak menimbulkan gejala.

Jika curiga terkena gonore, penting untuk segera melakukan tes.

Jika gonore tidak terdiagnosis dan tidak diobati, penyakit ini dapat terus menyebarkan infeksi dan ada risiko komplikasi yang berpotensi serius, termasuk infertilitas.

Gonore pada bayi

ilustrasi bayi baru lahir
ilustrasi bayi baru lahir (Kompas.com)

Baca juga: dr. Binsar Martin Sinaga, FIAS Sebut Semakin Bertambah Usia Maka Seksualitas Mengalami Kemunduran

Baca juga: Prostatitis Bisa Terjadi Akibat Penyakit Menular Seksual, Ini Penjelasan dr. Johannes Aritonang

Gonore dapat ditularkan dari ibu ke bayinya saat melahirkan.

Bayi yang baru lahir biasanya menunjukkan gejala di mata mereka selama 2 minggu pertama.

Mata menjadi merah dan bengkak, dan mengeluarkan cairan kental seperti nanah.

Gonore dapat diobati dengan antibiotik saat ibu hamil atau saat menyusui.

Baca berita lain tentang kesehatan umum di sini.

(TribunHealth.com/Nur)

Penulis: anrosikin
Editor: Melia Istighfaroh
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved