Breaking News:

drg. Anastasia Beberkan Beberapa Tips Mengatasi Anomali Akibat Faktor Lingkungan

Gigi bungsu yang tidak muncul, penyebabnya karena gigi bungsu tidak ada benihnya atau mungkin tumbuh namun tidak pada tempatnya.

ambon.tribunnews.com
Ilustrasi gigi bungsu 

TRIBUNHEALTH.COM - Gigi bungsu adalah gigi terakhir yang umumnya dimiliki pada usia 17 hingga 24 tahun.

Gigi bungsu bisa saja tumbuh dan bisa saja tidak tumbuh.

Apabila gigi bungsu tidak muncul, penyebabnya karena gigi bungsu tidak ada benihnya atau mungkin tumbuh namun tidak pada tempatnya.

Kasus apapun pada gigi bungsu atau muncul tidaknya gigi bungsu, disarankan untuk mengonsultasikan dengan dokter.

Apapun saran dari dokter, tanyakan agar dijelaskan secara detail oleh dokter sehingga mudah dipahami.

Ilustrasi gigi bungsu
Ilustrasi gigi bungsu (ambon.tribunnews.com)

Baca juga: Tips yang Bisa Dilakukan Orangtua saat Anak Remaja Alami Depresi, Jangan Abaikan Perasaannya

Bicara tentang anomali, maupun rencana tindakan termasuk jenis-jenis resiko tindakan yang mungkin bisa dialami.

Gigi bungsu yang tumbuh tidak ideal dipengaruhi oleh faktor pertumbuhan.

Anomali pertumbuhan artinya berbicara tentang faktor genetik dan faktor lingkungan.

Faktor genetik kadang kala tidak bisa diatasi, namun berbicara tentang lingkungan akan bisa diatasi.

Berikut adalah tips mengatasi anomali yang diakibatkan oleh faktor lingkungan:

- Hindari kejadian trauma pada rahang sejak anak lahir bahkan hingga bungsu akan erupsi pada usia sekitar 17 tahun.

Baca juga: Tips Melakukan SAMURI (Periksa Mulut Sendiri) untuk Mencegah Penyakit Rongga Mulut, Ini Kata Dokter

- Jaga kesehatan, karena berbicara tentang pertumbuhan akan berkaitan dengan kesehatan umum termasuk tentang hormonal.

- Nutrisi yang baik akan menunjang pertumbuhan menjadi optimal, hingga gigi bungsu idealnya tumbuh lebih baik pada posisinya.

- Kebiasaan. Apabila memiliki kebiasaan buruk, seperti menggigit kuku, menyedot ibu jari, minum susu menggunakan dot yang keras bisa berpengaruh pada proses pertumbuhan anak pada masa mendatang.

Sehingga nantinya akan memilliki imbas pada kondisi pertumbuhan gigi bungsu.

Baca juga: dr. Bayu Winarno Sp. OG Jelaskan Risiko Bila Ibu Hamil Memiliki Penyakit Komorbid, Simak Berikut Ini

- Apabila ada gangguan terkait pertumbuhan maupun terkait gigi bungsu ketika kita sudah pada usia 17 tahun, sesegera mungkin untuk mengonsultasikan ke dokter.

Tanyakan secara detail agar paham, sehingga nanti mendapatkan perawatan yang tepat dan pahan dengan setiap resiko yang mungkin akan dialami.

Ini disampaikan pada channel YouTube Tribunnews.com, bersama dengan drg. R. Ngt. Anastasia Ririen Pramudyawati. Jumat (29/1/2021)

(TribunHealth.com/Putri Pramesti Anggraini)

Penulis: Putri Pramestianggraini
Editor: Ekarista Rahmawati
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved