Breaking News:

Simak Gejala Kanker Anus Berikut Ini, Terkadang Mirip dengan Kondisi Wasir atau Ambeien

Kanker anus termasuk kondisi yang jarang terjadi, salah satu penyebabnya adalah virus

Pixabay
Ilustrasi kanker anus pada pria 

TRIBUNHEALTH.COM - Kanker dubur atau kanker anal adalah sel kanker yang tumbuh dan menyerang area anus.

Gejala kanker dubur seringkali mirip dengan wasir (ambeien) dan fisura anus, yang merupakan kondisi umum dan kurang serius.

Kanker anus bisa menyerang siapa saja.

Sebagian besar kasus ini disebabkan oleh infeksi human papillomavirus (HPV).

Ada beberapa gejala untuk mengenali penyakit kanker anus.

Baca juga: Ilmuwan Sebut Infeksi Klamidia Kemungkinan Bisa Sebabkan Kanker dan Kehamilan Ektopik

Baca juga: Efektif Obati Kanker, dr. Iranita Sebut Pengobatan Ibnu Sina Tak Langsung Memperbaiki Sel Kanker

Ilustrasi kanker anus
Ilustrasi kanker anus (Pixabay)

Dilansir TribunHealth.com dari laman resmi NHS, Selasa (12/10/2021), berikut ini adalah rinciannya.

  • Berdarah dari bawah
  • Gatal dan nyeri di sekitar anus
  • Benjolan kecil di sekitar dan di dalam bagian bawah
  • Keluarnya lendir dari bawah
  • Mengalami masalah mengendalikan saat Anda buang air besar (inkontinensia usus)
  • Perlu sering buang air besar dengan kotoran yang lebih encer

Kanker anus mungkin tidak memiliki gejala sama sekali, atau mungkin sulit dikenali.

Seperti yang dibahas di awal, kanker anus bisa terjadi akibat HPV.

Virus ini bisa tertularkan melalui:

  • Kontak kulit-ke-kulit di area genital
  • Seks vaginal, anal atau oral
  • Berbagi mainan seks
ILUSTRASI Pengujian HPV --- Petugas kesehatan melakukan aktivitas di ruang ekstraksi laboratorium biomolekuler Rumah Sakit Pelindo Husada Citra (PHC), Kota Surabaya, Jawa Timur, Selasa (12/5/2020). Laboratorium biomolekuler PCR itu untuk melakukan uji laboratorium virus corona (Covid-19) melalui metode tes swab dengan kapasitas 500 tes per hari.
ILUSTRASI Pengujian HPV --- Petugas kesehatan melakukan aktivitas di ruang ekstraksi laboratorium biomolekuler Rumah Sakit Pelindo Husada Citra (PHC), Kota Surabaya, Jawa Timur, Selasa (12/5/2020). Laboratorium biomolekuler PCR itu untuk melakukan uji laboratorium virus corona (Covid-19) melalui metode tes swab dengan kapasitas 500 tes per hari. (Surya/Ahmad Zaimul Haq)

Baca juga: Masuk Kategori Berbahaya, dr. Arini Widodo Jelaskan Ciri dan Pengobatan Kanker Melanoma

Baca juga: Sebelum Berkembang Jadi Kanker, Sel Abnormal di Serviks Bisa Diatasi dengan Beragam Tindakan Ini

Kanker anus terbilang jarang terjadi, kebanyakan orang yang terkena HPV tidak akan berkembang menjadi kanker.

Seseorang lebih mungkin terkena kanker dubur jika:

  • Melakukan seks anal
  • Berusia di atas 75
  • Merokok
  • Pernah menderita kanker serviks atau vagina
  • Memiliki sistem kekebalan yang lemah, seperti dari HIV atau transplantasi organ

Bagaimana mengurangi risiko terkena kanker dubur?

Kanker anus tak selalu bisa dicegah.

Vaksinasi HPV adalah salah satu cara terbaik untuk melindungi dari kanker anus.

Baca berita lain tentang penyakit umum di sini.

(TribunHealth.com/Nur)

Penulis: anrosikin
Editor: Melia Istighfaroh
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved