Breaking News:

Efektif Obati Kanker, dr. Iranita Sebut Pengobatan Ibnu Sina Tak Langsung Memperbaiki Sel Kanker

Berikut ini simak penjelasan dr. G Iranita Dyantika R mengenai pengobatan Ibnu Sina.

wow.tribunnews.com
Ilustrasi sel kanker yang menyebar-simak penjelasan dr. G Iranita Dyantika R mengenai pengobatan Ibnu Sina yang dianggap efektif dalam mengatasi kanker . 

TRIBUNHEALTH.COM - Kanker adalah penyumbang kematian terbesar ke 2 di dunia.

Penyakit ini terjadi akibat pertumbuhan sel-sel abnormal yang tidak terkendali di dalam tubuh.

Pertumbuhan sel abnormal ini dapat merusak sel normal di sekitarnya.

Gejala pada penderita kanker mulai timbul ketika sudah memasuki stadium lanjut.

Baca juga: Kenali Efek Samping Pengobatan Ibnu Sina dalam Atasi Penyakit Kanker dari dr. Haidar Zein

Saat ini, telah terdapat beragam jenis pengobatan diberikan untuk penderita kanker.

Salah satunya adalah metode pengobatan Ibnu Sina.

Metode pengobatan Ibnu Sina ini diberikan disesuaikan dengan penyebab pasien mengalami penyakit kanker.

Yaitu akibat ketidakseimbangan unsur kimia di dalam tubuh yang menyebabkan mutasi genetik (mutasi dari DNA atau RNA).

Ilustrasi penyakit kanker ganas
Ilustrasi penyakit kanker ganas (solo.tribunnews.com)

Melalui pengobatan ini, maka akar penyebab terjadinya kanker dapat teratasi.

Meski demikian, dilansir Tribunhealth.com dari tayangan YouTube KompasTV, dr. G Iranita Dyantika R menyebutkan, bahwa pengobatan ini tidak langsung memperbaiki sel kanker.

Melainkan memperbaiki keadaan tubuh pada pasien terlebih dahulu.

Baca juga: Cara Melakukan Senam Kegel dalam Mengatasi Turun Peranakan, Ini Tips dr. Asih Anggraeni, Sp. OG (K)

Ilustrasi  pemeriksaan pasien
Ilustrasi pemeriksaan pasien (Freepik.com)

"Perlu digaris bawahi bahwa pengobatan dari Ibnu Sina ini tidak tiba-tiba menuju ke sel kankernya."

"Tetapi kita memperbaiki keadaan tubuh si pasien dahulu," ungkap Iranita.

Menurutnya, imunitas pasien perlu diperbaiki dengan melalui obat-obatan yang memang dianjurkan dari metode pengobatan Ibnu Sina.

"Jadi diperbaiki dulu imunnya, kemudian sel kankernya. Seperti itu," tandas Iranita.

Baca juga: Penelitian Terbaru Sebut Perokok Lebih Berisiko Masuk Rumah Sakit dan Meninggal Akibat Covid-19

Penjelasan dr. G Iranita Dyantika R ini dikutip dari tayangan YouTube KompasTV, Senin (27/9/2021).

(Tribunhealth.com/Ranum Kumala Dewi)

Penulis: Ranum Kumala Dewi
Editor: Melia Istighfaroh
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved