Breaking News:

Faktor Penyebab Terjadinya Celah Bibir, Biasanya Terjadi pada Usia Trimester Awal

Kelainan bibir yang diderita sejak lahir ialah bibir sumbing. Bayi lahir dengan kondisi terdapat celah pada bibir, baik melibatkan bibir, dan gusi.

freepik.com
ilustrasi seorang anak yang mengalami bibir sumbing 

TRIBUNHEALTH.COM - Bibir sumbing merupakan suatu kelainan yang diderita sejak lahir.

Bayi lahir dengan kondisi terdapat celah pada bibir, baik celahnya pada satu sisi maupun pada dua sisi.

Baik itu celahnya hanya melibatkan bibirnya saja atau melibatkan gusi dan langit-langitnya.

Secara teori penyebab bibir sumbing dibagi menjadi 2, yaitu:

- Faktor genetik

- Faktor predisposisi atau pemicu

ilustrasi seorang anak yang mengalami bibir sumbing
ilustrasi seorang anak yang mengalami bibir sumbing (freepik.com)

Baca juga: dr. Bayu Winarno, Sp.OG Paparkan Gejala dan Penanganan Pasien Ibu Hamil yang Terpapar COVID-19

Faktor pemicu bibir sumbing terjadi pada usia trimester pertama kehamilan ibu.

Pada kondisi di mana ibunya membawa suatu gen celah bibir.

Pada trimester pertama kelahirannya terjadi gangguan pada proses kehamilan, bisa dikarenakan trauma, terpapar rokok secara terus menerus, konsumsi alkohol, mengonsumsi obat-obatan tertentu yang bisa mengganggu seperti pil KB dan obat-obatan herbal.

Suatu syndrom tertentu jika terjadi gangguan pada masa trimester pertama kehamilan bisa menyebabkan celah bibir.

Terjadinya celah bibir bisa terjadi karena saat kehamilan ibu mengalami kekurangan gizi tertentu.

Baca juga: Tanda Sleep Apnea yang Harus Diwaspadai, Pusing saat Bangun Tidur hingga Mudah Marah pada Siang Hari

dr. Yossi menyampaikan bahwa menurut teori dan penelitian, jika kekurangan asam folat, kurang vitamin B6 dan vitamin B12 maka bisa menjadi faktor predisposisi atau faktor pemicu.

Faktor genetik bukan satu-satunya penyebab celah bibir.

Jika memang memiliki faktor genetik, tetapi tidak ada faktor pemicu yang menyebabkan terjadinya, maka tidak akan terjadi bibir sumbing.

Jika dalam satu keluarga, ayah ataupun ibunya memiliki bibir sumbing, belum tentu anak yang akan dilahirkan mengalami bibir sumbing.

Apabila anak pertama memiliki bibir sumbing, maka anak kedua pun belum tentu memiliki bibir sumbing.

Baca juga: Aktivitas Penggunaan Gadget di Masa Pandemi Meningkat, dr. Dedi Purnomo, Sp.M Beri Imbauan Ini

Faktor penyebab dan faktor pemicu yang kombine akan menyebabkan terjadinya bibir sumbing pada bayi.

Jika salah satu faktor penyabab tidak ada, maka tidak akan terjadi kelainan bibi sumbing.

Anak yang mengalami celah bibir sejak lahir, pasti terjadi bibir sumbing.

Salah satu ciri khas bibir sumbing adalah kadang-kadang merupakan kelainan dari kumpulan kelainan yang lain.

Halaman
12
Penulis: Putri Pramestianggraini
Editor: Ekarista Rahmawati
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved