Breaking News:

Tanda Sleep Apnea yang Harus Diwaspadai, Pusing saat Bangun Tidur hingga Mudah Marah pada Siang Hari

Untuk melakukan diagnosis pasti, pakar menyebut perlu dilakukan pemeriksaan berikut

freepik.com
ilustrasi pusing saat bangun tidur bisa jadi tanda sleep apnea 

TRIBUNHEALTH.COM - Seorang dokter di NSW, Australia, mengatakan lima puluh orang yang mendengkur keras saat tidur mengalami sleep apnea.

Dia menjelaskan, kondisi ini bisa memicu masalah yang lebih serius.

Perlu diketahui, mendengkur keras adalah gejala paling umum dari selep apnea.

Spesialis kesehatan tidur, Terry Sands, mengatakan orang dengan sleep apnea memiliki "jalan napas abnormal yang lebih mudah dilipat".

"Apa yang terjadi adalah Anda mencoba bernapas," kata Dr Sands dikutip TribunHealth.com dari ABC.

"Tetapi jika saluran udara bagian atas Anda benar-benar runtuh (tertutup), tidak ada udara yang bisa masuk dan keluar, jadi tidak ada suara."

Penderita apnea sering membuat suara tersedak saat saluran udara terbuka kembali, dan kemudian kembali mendengkur.

Gejala yang harus diwaspadai

ilustrasi sakit kepala saat bangun tidur bisa jadi tanda sleep apnea
ilustrasi sakit kepala saat bangun tidur bisa jadi tanda sleep apnea (tribunnews.com)

Baca juga: Seseorang yang Memiliki Amandel Besar dan Lidah Besar Beresiko Mengalami Sleep Apnea

Baca juga: Mendengkur Bisa Jadi Gejala Sleep Apnea, dr. Andreas Prasaja Sebut Tetap Mengantuk Saat Bangun

Gejala sleep apnea di siang hari dapat berupa sakit kepala di pagi hari, kantuk, serta konsentrasi dan memori yang buruk.

Penderita juga cenderung lekas marah dan merasa terlalu emosional, cemas, dan depresi.

Lebih sulit untuk mendeteksi gejala sleep apnea pada malam hari.

Namun umumnya melibatkan mendengkur, terengah-engah, dan suara tersedak.

Gejala-gejala ini cenderung memburuk dengan kelelahan, stres, obesitas, dan minum terlalu banyak alkohol.

Jika tidak diobati, penderita sleep apnea dapat memiliki peningkatan risiko stroke, irama jantung yang tidak normal, tekanan darah tinggi, diabetes tipe 2, dan dalam beberapa kasus kematian.

Diagnosis

Ilustrasi tidur
Ilustrasi tidur (lampung.tribunnews.com)

Baca juga: dr. Mustopa Sp.PD Sebut Sleep Apnea Berat Membutuhkan Penanganan Medis Hingga Operasi

Baca juga: dr. Mustopa Sp.PD: Pengobatan Sleep Apnea Ringan dengan Stop Merokok dan Minum alkohol

Profesor Asosiasi Tidur Australasia, Alan Young mengatakan cara paling komprehensif untuk mendiagnosis kondisi tersebut mengharuskan pasien untuk tidur di laboratorium.

Nantinya mereka dapat diamati sepanjang malam oleh para ahli.

"Pasien dipantau sangat ketat dengan berbagai pengukuran yang ditempelkan pada kulit," kata Dr Young.

"Sambungan EGE dipasang di bagian atas kepala, pernapasan dipantau, dan sadapan EKG merekam data dari jantung dan dada, ditambah pita kecil mengelilingi dada dan perut untuk memantau pernapasan."

Kadar oksigen juga dipantau oleh perangkat yang diletakkan di jari atau daun telinga.

Halaman
12
Penulis: anrosikin
Editor: Melia Istighfaroh
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved