Breaking News:

Ahli Gizi: Susu Baik Dikonsumsi Setiap Hari untuk Menambah Berat Badan dan Aman untuk Lambung

Asam lambung yang naik bisa menyebabkan kadar keasaman lambung menjadi tinggi. Sehingga dapat mengakibatkan tubuh mengalami gangguan pada pencernaan.

lifestyle.kompas.com
ilustrasi susu 

TRIBUNHEALTH.COM - Naiknya asam lambung bisa dialami oleh berbagai usia, mulai dari anak-anak hingga orangtua.

Asam lambung merupakan cairan yang diproduksi oleh lambung, tidak berwarna, encer, dan bersifat asam.

Asam lambung adalah munculnya rasa terbakar pada dada akibat naiknya asam lambung ke kerongkongan.

Cairan asam lambung memiliki fungsi untuk membantu dalam mencerna protein, mencegah infeksi, mencegah keracunan makanan, serta memastikan penyerapan vitamin B12.

Kadar asam lambung yang naik bisa menyebabkan pH atau kadar keasaman lambung menjadi tinggi.

ilustrasi susu
ilustrasi susu (lifestyle.kompas.com)

Baca juga: dr. Dyana Theresia Watania, Sp.M Jelaskan Faktor Penyebab Terjadinya Kerusakan Mata

Sehingga dapat mengakibatkan tubuh mengalami gangguan pada pencernaan, kerongkongan, dan mulut.

Naiknya asam lambung bisa ditandai dengan beberapa gejala.

Salah satu gejala khas dari asam lambung adalah munculnya rasa panas pada bagian dada.

Produksi asam lambung yang berlebihan dapat merusak fungsi dan kondisi lambung.

Meskipun asam lambung tidak menyebabkan kematian, bukan berarti keadaan tersebut boleh disepelekan.

Apabila asam lambung tidak segera mendapatkan penanganan yang tepat, maka bisa menyebabkan berbagai komplikasi pada kesehatan penderitanya.

Baca juga: Fitur Dark Mode dan Reading Mode Dianggap Baik Untuk Kesehatan Mata, Dokter Ungkap Fakta Sebenarnya

Pada dasarnya penderita asam lambung meskipun telah sembuh dari suatu gejala yang parah, dapat mengalami kekambuhan berulang.

Sehingga ia tetap harus menjaga dietnya, karena kekambuhan asam lambung ini bisa terjadi kapan saja jika pola makan tidak benar.

Pada penderita asam lambung tidak hanya jenis maknanan saja yang diperhatikan, namun juga pada jumlah, dan frekuensinya.

Makanan yang baik dikonsumsi untuk penderita asam lambung adalah yang bertekstur lembut dan tidak terlalu keras.

Makanan pokok berupa nasi atau yang lain, masaklah dengan kandungan air yang lebih dari biasanya, sehingga tekstur lebih lembut.

Benarkah susu tidak baik untuk penderita asam lambung?

Baca juga: Tertarik Memakai Invasilign? Pahami Kekurangan Alat Ini dari drg. R. Ngt. Anastasia Ririen

Berikut adalah penjelasan Winda Irwanti, seorang Ahli Gizi Profesional.

Winda Irwanti merupakan lulusan sarjana dari Universitas Gadjah Mada, dengan jurusan S1 Gizi Kesehatan Fakultas Kedokteran.

Setelah lulus dari pendidikan sarjana, ia melanjutkan pendidikan S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat, minat Gizi, Fakultas Kedokteran, Universitas Gadjah Mada.

Halaman
12
Penulis: Putri Pramestianggraini
Editor: Ekarista Rahmawati
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved