Breaking News:

Jangan Sepelekan, Tanpa Disadari Tahi Lalat dapat Menyebabkan Melanoma

Tahi lalat seringkali dianggap sebagai hal yang biasa. Namun tanpa disadari, tahi lalat bisa menjadi tanda-tanda melanoma atau kanker kulit.

batam.tribunnews.com
Ilustrasi tahi lalat melanoma 

TRIBUNHEALTH.COM - Tahi lalat mungkin sudah biasa kita lihat.

Namun jangan sepelekan tahi lalat, karena ada juga tahi lalat yang menyebabkan kanker kulit melanoma.

Penyakit kanker kulit adalah pertumbuhan sel kulit tidak normal dibagian kulit.

Masalah kesehatan ini biasanya muncul pada bagian tubuh yang sering terpapar sinar matahari seperti wajah, dada, lengan, bibir, telinga, atau tangan.

Tidak menutup kemungkinan kanker kulit tumbuh di bagian tubuh lainnnya seperti dibawah tengkuk, telapak kaki, telapak tangan, hingga alat kelamin.

Ilustrasi tahi lalat melanoma
Ilustrasi tahi lalat melanoma (batam.tribunnews.com)

Baca juga: Ketahui Daya Tahan Benang yang Digunakan dalam Foxy Eyes Treatment, Simak Ulasan dr. Vivi Indrayanti

Jenis kanker kulit yang sering menyerang:

- Karsinoma sel basal

- Karsinoma sel skuamosa

- Melanoma

Di antara 3 jenis kanker tersebut, melanoma dianggap paling berbahaya, karena menyebabkan sebagian besar kematian setiap tahun.

Gejala kanker kulit melanoma biasanya diawali dengan munculnya tahi lalat atau bercak mirip tanda lahir yang tidak biasa.

Baca juga: Makanan Bertekstur Kering dan Keras Memicu Penyakit Tenggorokan, Berikut Ulasan dr. Hemastia

Sejumlah ciri kanker melanoma yang harus diwaspadai, atara lain;

- Muncul tahi lalat atau bercak dengan bentuk tidak simetris / bagian tepi tidak rata

- Ukuran > 6 milimeter

- Terasa sakit, gatal, nyeri saat ditekan

- Permukaan bersisik atau berdarah

- Ruam kemerahan / bengkak di atas tahi lalat

- Ruam meluas atau menyebar

Kanker kulit melanoma biasanya bisa disembuhkan bila dideteksi dan diobati sejak dini.

Baca juga: Dr. dr. Tan Shot Yen, M.Hum Paparkan bahwa Durian dan Santan Tidak Mengakibatkan Kolesterol Naik

Namun jika melanoma menyebar ke bagian kulit atau tubuh lainnya, penyakit ini jadi sulit disembuhkan dan bisa berdampak fatal.

Halaman
12
Penulis: Putri Pramestianggraini
Editor: Ekarista Rahmawati
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved