Breaking News:

drg. Farra Nadiya Anjurkan Menggunakan Clear Aligner Saat Seluruh Gigi Permanen Sudah Tumbuh

Menurut drg. Farra Nadiya sejauh ini belum ada kondisi medis tertentu yang menyebabkan pasien tidak boleh melakukan pemasangan clear aligner.

Freepik.com
Ilustrasi pemasangan clear aligner oleh dokter gigi, menurut drg. Farra Nadiya pengguna clear aligner harus lebih menjaga oral hygiene 

TRIBUNHEALTH.COM - Pasien dengan kondisi medis tertentu dan ingin memasang clear aligner, harus di monitor lebih dalam oleh dokter gigi.

Dinyatakan tidak boleh jika setelah di diskusikan dengan dokter umum tidak dianjurkan.

Namun menurut drg. Farra sejauh ini belum ada kondisi medis tertentu yang menyebabkan pasien tidak boleh melakukan pemasangan clear aligner.

Baca juga: dr. Vivi Indrayanti Bagikan Tips untuk Pria dan Wanita Agar Memiliki Kulit Wajah Sehat dan Bersih

Dilansir oleh Tribunhealth.com hal ini dijelaskan Dokter Gigi, drg. Farra Nadiya dalam tayangan YouTube Tribun Health program Healthy Talk edisi 09 September 2021.

Pengguna clear aligner harus lebih menjaga oral hygiene.

Ilustrasi penggunaan clear aligner yang mudah dilepas pasang, menurut drg. Farra Nadiya
Ilustrasi penggunaan clear aligner yang mudah dilepas pasang, menurut drg. Farra Nadiya pasien dengan perawatan jangka panjang jika tidak menjaga oral hygienenya bisa terjadi penumpukkan plak maupun food debris (lifestyle.kompas.com)

Karena pasien dengan perawatan jangka panjang jika tidak menjaga oral hygienenya bisa terjadi penumpukkan plak, food debris, dan jika dalam jangka waktu panjang menjadi tidak baik untuk kesehatan.

Dokter menyebutkan jika pasien yang menggunakan clear aligner harus diingatkan untuk membersihkan clear aligner, gigi dan mulut serta perawatan rutin yang dapat menjaga oral hygiene lebih baik.

Karena dengan rutin kontrol ke dokter gigi selain untuk dapat dibersihkan giginya, selain untuk menjaga oral hygiene nya, dokter gigi juga memonitor seberapa banyak pergerakkan gigi yang sudah terjadi.

Baca juga: Dr. drg. Munawir H Usman, SKG., MAP: Pengeroposan pada Gigi Bungsu Biasanya karena Food Retensi

Dokter gigi harus melihat step-step yang dilalui pasien.

Sehingga dokter dapat memastikan apakah pasien berhasil melalui step yang seharusnya.

Halaman
12
Penulis: Dhiyanti Nawang Palupi
Editor: Ekarista Rahmawati
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved