Breaking News:

drg. R. Ngt. Anastasia Ririen Sebut Bau Mulut yang Bersifat Sementara Bisa Dihilangkan

Pada seseorang yang merasa bau mulutnya mengganggu, tetapi sebenarnya tidak ada masalah. Semua tergantung dengan penyebab terjadinya bau mulut.

lifestyle.kompas.com
ilustrasi bau mulut pada seseorang 

TRIBUNHEALTH.COM - Terdapat beberapa jenis bau mmulut atau halitosis.

Secara umum, ada yang betul-betul halitosis atu disebut dengan Genuine halitosis, Pesudo halitosis dan Kulbia Halitosis.

Ketika seseorang merasa bahwa bau mulutnya sangat mengganggu, bahkan merasa seperti bau busuk dokter musti menentukan apakah itu benar-benar halistosis yang bersifat Genuine, ataukah sekedar Kulbia atau hanya bersifat Pseudo halitosis.

Pada seseorang yang merasa bau mulutnya mengganggu, tetapi sebenarnya tidak ada masalah.

Semua tergantung dengan penyebab bau mulut, dan dokter akan menentukan apakah masuk dalam golongan genuine yang betul-betul halitosis yang mengganggu ataukah hanya psikologis.

ilustrasi bau mulut pada seseorang
ilustrasi bau mulut pada seseorang (lifestyle.kompas.com)

Baca juga: Mengenal Varikokel, Pelebaran Pembuluh Darah yang Menyebabkan Ketidaksuburan pada Pria

Genuine halitosis ada yang bersifat fisiologis dan patologis.

Pseudo halitosis biasanya bagi pasien yang sudah dirawat dan tidak ada masalah tetapi merasa bau mulut yang mengganggu.

Pada halitosis yang bersifat fisiologis terjadi pada saat kita bangun tidur, dimana aroma mulut berbeda dengan kondisi seharian.

Hal tersebut termasuk normal dan penyebabnya adalah karena mulut kering (Xerostomia), mulut tertutup lama dalam keadaan tidur sehingga bakteri unaerob berkembang selama kita tidur.

Termasuk misalkan pada seseorang yang belum membersihkan lidah.

Apabila faktor yang sifatnya sementara tersebut dihilangkan, langsung akan pulih.

Baca juga: dr. Rahmawati Thamrin, Sp.And: Tingkat Keparahan dalam Kesuburan Tergantung dengan Kualitas Sperma

Menghilangkan bau mulut yang bersifat sementara dengan cara berkumur, sikat gigi, dan membersihkan lidah.

Tetapi pada bau mulut yang bersifat patologis harus dipulihkan.

Patologis artinya ada gangguan yang menjadi pemicu halitosis.

Pada penyebab patologis terbagi atas dari rongga mulut dan penyakit sistemik.

Seperti pada penderita diabetes, biasanya berbau aseton.

Bagi yang memiliki gangguan pada ginjal beraroma seperti ikan yang membusuk.

Gangguan pada paru-paru atau gangguan pada nasofaring (saluran pernafasan, tenggorokan, paru-paru, hidung) dan semua area nasofaring juga berpengaruh.

Baca juga: Pentingnya Mengenal Beberapa Permasalahan yang Menganggu Kesehatan Mulut

Bagi mereka yang memiliki gangguan pada liver akan mengalami bau mulut tertentu.

Gangguan pada pencernaan juga bisa menyebabkan bau mulut yang tidak sedap.

Halaman
12
Penulis: Putri Pramestianggraini
Editor: Ekarista Rahmawati
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved