Breaking News:

dr. Imelda Pingkan M.,Sp.A Jelaskan Mengenai Tahapan Pemberian MPASI Usia 6 Bulan hingga 9 Bulan

Pemberian porsi MPASI setiap usia berbeda-beda porsinya dan pemberian tersebut bisa disesuaikan sesuai dengan kebutuhan energinya.

Penulis: Irma Rahmasari | Editor: Ekarista Rahmawati
manado.tribunnews.com
Ilustrasi MPASI untuk bayi 

TRIBUNHEALTH.COM - dr. Imelda Pingkan M.,Sp.A menyebutkan pemberian MPASI pada bayi dimulai ketika usia 6 bulan.

Pemberian MPASI bertujuan untuk memenuhi kebutuhan gizi pada anak agar tidak megalami mal nutrisi.

Selain itu, MPASI juga dapat melatih kemampuan motorik anak, melatih kemampuan mengenali rasa dan tekstur pada makanan.

Dilansir TribunHealth.com, Dokter Spesialis Anak, dr. Imelda Pingkan M.,Sp.A memberikan penjelasan dalam tayangan YouTube Tribunnews.com program Tribun Corner.

Menurut dr. Imelsa Pingkan M., Sp.A tahapan pemberian MPASI setiap usia berbeda-beda, sehingga sangat penting dalam memperhatikan kebutuhan MPASI anak.

Tahapan awal pemberian MPASI adalah pada bayi usia 6 bulan.

Pada tahapan pertama di usia 6 bulan, MPASI cukup diberikan 2 sampai 3 sendok saja.

Baca juga: dr. Imelda Pingkan M.,Sp.A Sampaikan Cara Pemberian MPASI pada Anak Usia 6 Bulan

ILUSTRASI MPASI
ILUSTRASI MPASI (tribunnews.com)

Tahapan kedua pemberian MPASI adalah tahap usia 6 bulan hingga 9 bulan.

Pemberian MPASI pada usia 6 bulan hingga 9 bulan harus memperhatikan beberapa hal sebagai berikut.

- Energi

2 dari 3 halaman

dr. Imelda memaparkan jika kebutuhan energi pada usia ini masih sama dengan usia tahapan awal yaitu 200 kilo kalori per hari.

- Tahapan perkembangannya

Pada tahapan ini, orang tua bisa memantau perkembangan bayi dan melihat apakah bayi sudah siap dalam pemberian MPASI.

Bayi yang sudah siap diberikan MPASI memiliki kriteria sebagai berikut.

Pertama, bayi dapat memindahkan makanan dari sisi mulut ke mulut lain.

"Pada usia ini, biasanya bayi sudah mulai tumbuh giginya. Bahkan ada beberapa anak yang mulai tumbuh gigi di usia 6 bulan," jelas dr. Imelda.

Kedua, bayi sudah bisa menelan makanan dengan tekstur lebih kental.

Ketiga, bayi sudah bisa duduk sendiri tanpa bantuan.

Keempat, bayi bisa menunjuk makanan dan mencoba meraih makanan untuk menunjukkan rasa laparnya.

Baca juga: dr. Imelda Pingkan M.,Sp.A: Pemberian MPASI untuk Memenuhi Kriteria Gizi pada Bayi

ilustrasi mpasi
ilustrasi mpasi (Kompas.com)

- Frekuensi

3 dari 3 halaman

"Sementara untuk frekuensinya, kita bisa berikan 2 sampai 3 kali makan dalam sehari dan 1 sampai 2 kali selingan tiap harinya," papar dr. Imelda.

"Kalau untuk usia 6 - 9 bulan, tingkatan jumlah MPASI nya adalah setengah mangkuk yang berukuran 250 ml."

"Kalau setengah mangkuk berarti 125 ml sudah cukup," lanjut dr. Imelda.

- Tekstur

dr. Imelda menjelaskan tekstur yang diberikan untuk MPASI adalah tekstur bubur kental atau makanan yang dilumatkan sampai halus.

"Orang tua harus sabar melihat responsif makanan dari anak dan selalu memberikan dorongan agar anaknya mau makan."

"Selain itu, orang tua tidak boleh memaksa anaknya untuk menghabiskan makanannya," terang dr. Imelda.

Penjelasan ini disampaikan oleh Dokter Spesialis Anak, dr. Imelda Pingkan M.,Sp.A dalam tayangan YouTube Tribunnews.com program Tribun Corner pada 15 Juni 2021.

Baca berita lain seputar kesehatan di sini

(Tribunhealth.com/Irma)

Selanjutnya
Tags:
Tribunhealth.comMakanan Pendamping ASI (MPASI)Gizi anakMPASIdr. Imelda Pingkan Alap-alap Capung
BERITATERKAIT
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved