Breaking News:

Apa yang Dimaksud dengan Reaksi Transfusi Darah? Simak Ulasan dari Dokter Spesialis Penyakit Dalam

Reaksi transfusi merupakan suatu efek samping yang dapat terjadi pada setiap komponen transfusi darah.

Pixabay
Ilustrasi kantong donor darah 

TRIBUNHEALTH.COM - Transfusi darah merupakan suatu proses penyaluran darah dari satu orang ke orang lain, ke dalam sistem peredaran darah orang tersebut.

Transfusi darah biasanya dilakukan kepada orang yang kehilangan banyak darah yang disebabkan karena beberapa hal seperti operasi, trauma ataupun akibat dari kelainan penyakit darah.

Sebelum melakukan transfusi darah, biasanya akan dilakukan pemeriksaan golongan darah, uji rhesus, serta uji silang antara darah pendonor dan darah resipien.

Kondisi ini dilakukan untuk menghindari reaksi transufi yang bersifat fatal.

Lalu, apakah yang dimaksud dengan reaksi transfusi darah?

Dilansir TribunHealth.com, dalam tayangan YouTube Kompas Tv program Ayo Sehat, Dokter Spesialis Penyakit Dalam, dr. Lugiyanti Sukrisman menjelaskan mengenai reaksi transfusi darah.

Baca juga: Mengenal Komponen Darah beserta Fungsinya dari Dokter Spesialis Penyakit Dalam

Ilustrasi - Plasma darah
Ilustrasi - Plasma darah (Freepik.com)

Reaksi transfusi darah merupakan suatu kondisi komplikasi dari transfusi darah yang berupa respon imun terhadap sel darah transfusi, dapat juga berupa respons non imun sebagai akibat dari kelebihan beban sirkulasi, seiderosis transfusi atau penularan infeksi.

dr. Lugi menjelaskan bahwa reaksi transfusi itu memang suatu efek samping yang dapat terjadi pada setiap komponen transfusi darah.

Baik itu pada sel darah merah ataupun pada trombosit. Selain itu, reaksi ini juga bisa menyerang pada plasma yang mengandung komponen darah.

Reaksi transfusi darah pada tingkat yang ringan dapat berupa gatal-gatal ataupun demam.

Halaman
12
Penulis: Irma Rahmasari
Editor: Melia Istighfaroh
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved