Breaking News:

Ahli Gizi Menyampaikan Makanan Rekayasa GMO Harus Dihindari untuk Kesehatan

GMO tidak ada hubungannya dengan diet. GMO adalah DNA organisme yang direkayasa dengan cara tertentu.

Kompas.com
ilustrasi makanan GMO 

TRIBUNHEALTH.COM - GMO adalah Genetically Modified Organism, artinya organisme yang DNA nya dimodifikasi dengan cara tertentu melalui rekayasa genetika.

GMO telah diubah dengan DNA dari organisme lain seperti bakteri, tumbuhan, virus dan hewan.

Organisme ini disebut dengan organisme transgenik.

GMO memiliki pabrik yang bisa menghasilkan sayur dan buah sepanjang tahun.

ilustrasi makanan organik
ilustrasi makanan organik (Kompas.com)

Baca juga: Cara Menangani Psikis Hidup Berdampingan dengan Area Karantina Covid-19

Dikarenakan permintaan konsumsi manusia yang tinggi, maka diciptakanlah geneteik-genetik tertentu dari tanaman.

Dan tentu saja ada harga yang harus dibayar.

Tanaman ini termasuk tanaman yang kebal dengan hama.

Dalam perawatan tanaman ini menggunakan glifosat.

Glifosat bukan sekedar pestisida, namun juga anti hama yang sangat ampuh.

Baca juga: Perut Buncit Memiliki Masalah Metabolisme? Simak Penjelasan dr. Tan Shot Yen

Tanaman yang diberikan glifosat akan berdiri tegak menantang musim dan menantang cuaca.

Penggunaan glifosat menjadi masalah, karena pada penelitian glifosat yang diuji klinis pada hewan ternyata mengganggu distrupsi hormon.

Saat hormon terganggu, pada keturunan yang kesekian justru menyebabkan kemandulan.

Gangguan hormon tersebut tidak berakibat pada keturunan yang pertama.

ilustrasi makanan GMO
ilustrasi makanan GMO (Kompas.com)

Baca juga: Apakah Benar Injeksi Immune Booster Bagus untuk Daya Tahan Tubuh, Kulit dan Kaya Vitamin, Dok?

Dikarenakan zat membutuhkan akumulasi untuk memberikan efek terhadap tubuh manusia.

Oleh karena itu, di negara-negara untuk mendapatkan sumber pangan yang baik pihak pemerintah memberikan stiker-stiker tertentu.

Alasan itulah yang menyebabkan prosuk konvensional sering disebut dengan produk non-GMO.

GMO menjadi naik daun dikarenakan banyaknya masyarakat yang besarnya permintaan manusia.

Baca juga: Bolehkan Melakukan Operasi Amandel setelah Memasang Kawat Gigi, Dok?

Yang ditakutkan ketika kita memaksa saat makan harus ada nasi, maka suatu hari beras bisa menjadi GMO.

Saat beras sudah diproduksi dengan cara GMO, maka akan memiliki masalah pada kesehatan.

Makanlah makanan yang beragam, tidak harus memiliki beras.

Beras bisa digantikan dengan ubu, singkong, kentang, jagung danlain-lain.

Ini disampaikan pada channel YouTube Tribunnews.com, bersama dengan Dr. Tan Shot Yen, Ahli Gizi Komunitas. Senin (28/9/2020)

(TribunHealth.com/Putri Pramesti Anggraini)

Penulis: Putri Pramestianggraini
Editor: Ekarista Rahmawati
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved