Breaking News:

Dokter Ulas Gejala Tumbuhnya Gigi Bungsu yang Kerap Menimbulkan Keluhan

Gigi bungsu adalah gigi yang tumbuh di paling akhir dan terletak di posisi rahang paling atas maupun rahang bawah.

kompas.com
Ilustrasi tumbuhnya gigi bungsu 

TRIBUNHEALTH.COM - Gigi bungsu adalah gigi yang tumbuh di paling akhir dan terletak di posisi rahang paling atas maupun rahang bawah.

Gigi bungsu tumbuh di usia sangat rentang dan cukup panjang.

Mulai dari belasan tahun sampai mendekati 30 tahun.

Dilansir oleh Tribunhealth.com penjelasan Dokter Gigi, drg. Nabila Amalia Hermanegara dalam tayangan Tribun Palu Official program SMILE tentang pertumbuhan gigi bungsu.

Kita bisa mengetahui gigi bungsu tumbuh dilihat dari keluhannya.

Baca juga: Medical Sexologist Jelaskan Kunci Pemulihan Kehidupan Seksual Seorang Pria

Baca juga: Dok, Apakah Homoseksual atau Gay Bisa Disembuhkan?

Dimana gusi akan terbuka.

Selain itu, juga bisa dilihat dari rontgen gigi yang panoramik.

Hal ini normal dialami oleh sebagian besar orang.

Ada beberapa gejala yang timbul.

Ilustrasi pertumbuhan gigi bungsu yang dapat menimbulkan nyeri
Ilustrasi pertumbuhan gigi bungsu yang dapat menimbulkan nyeri (palu.tribunnews.com)

Yang pertama adalah nyeri pada gusi.

Karena terbukanya gusi akibat pertumbuhan gigi bungsu.

Yang kedua ada rasa tidak nyaman di sudut rahang bawah.

Bahkan kondisi ini jika tidak disembuhkan dapat mengakibatkan seseorang kesulitan dalam membuka mulut.

Proses pertumbuhan gigi bungsu dari hitungan hari atau minggu.

Biasanya pertumbuhan gigi bungsu dari keempat sisi tumbuh satu persatu.

Ada juga yang tumbuh bebarengan.

Tapi biasanya hanya dalam satu rahang saja.

Bisa rahang atas saja atau rahang bawah saja.

Terdapat 4 gigi bungsu.

Baca juga: Mengapa Saya Merasa Lemas sebelum Ejakulasi Terjadi, Dok?

Baca juga: Dokter Jelaskan Kehidupan Seksual pada Usia Lanjut, Turunnya Hormon Testosteron dan Estrogen

Dokter dapat memastikan dengan pasti jika sudah dilakukan rontgen panoramik.

Halaman
12
Penulis: Dhiyanti Nawang Palupi
Editor: Ekarista Rahmawati
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved