Breaking News:

Dokter Jelaskan Berbagai Logo pada Kemasan Obat dan Artinya, Warna Hijau Bebas Dibeli di Apotek

Penggunaan logo pada obat ini bertujuan untuk membedakan jenisnya, ada yang harus pakai resep dokter

Kompas TV
Mengenal berbagai logo pada kemasan obat 

TRIBUNHEALTH.COM - Dokter spesialis penyakit dalam sekaligus konsultan penyakit tropik dan infeksi, Robert Sinto, menjelaskan berbagai logo obat dan artinya.

Penggolongan obat biasanya digolongkan untuk membedakan obat keras dan obat yang bisa dijual bebas.

"Yang paling aman yang warnanya hijau," paparnya, dikutip TribunHealth.com.

"Logo hijau itu artinya dapat dibeli tanpa resep dokter," jelasnya.

Dia menyebut obat jenis ini relatif aman dan tidak memiliki efek samping tertentu.

Baca juga: Apakah akan Menjalani Pengobatan Seumur Hidup Jika Mengalami Gangguan Tiroid Dok?

Baca juga: Benarkah Penggunaan Obat Kumur Dapat Mencegah Covid-19?

ilustrasi obat
ilustrasi obat (kompas.com)

"Jadi aman diberikan tanpa menggunakan petunjuk dari dokter."

"Kemudian yang obat keras, K, warna merah."

Sementara obat berlogo lingkaran biru termasuk obat keras.

Namun obat ini masih bisa dibeli tanpa resep dokter.

Terkait hal ini, dr Robert berpesan untuk hati-hati dalam penggunaannya.

2 dari 2 halaman

Biasanya, pada kemasan akan ada penanda khusus untuk menjelaskan penggunaannya.

"Yang ada tanda cross di tengah, itu golongan narkotika. Jadi hanya bisa diberikan dengan menggunakan resep dokter," paparnya.

Baca juga: Beberapa Tips Dokter dalam Mengobati dan Mencegah Penyakit Tipes Akibat Infeksi Bakteri

Baca juga: Mengenal Penyakit Asma dan Efek Samping Obat Asma

Ilustrasi obat antibiotik
Ilustrasi obat antibiotik (kompasiana.com)

"Kemudian nomor dua, nomor tiga, terakhir (dalam foto master artikel ini) itu menggambarkan jamu, obat herbal terstandar, dan fitofarmaka."

Arti berbagai logo pada kemasan obat ini penting untuk diketahui.

Pasalnya obat tak bisa sembarang dikonsumsi begitu saja.

Dalam kesempatan yang sama, dr Robert menjelaskan penggunaan obat harus rasional.

"Jadi pengertian sederhananya, rasional itu kan tepat ya," dr Robert Sinto menjelaskan.

"Jadi bagaimana kita mengatakan tepat itu harus dari awal pemberian sampai akhir."

Baca artikel lain tentang kesehatan umum di sini.

(TribunHealth.com/Ahmad Nur Rosikin)

Selanjutnya
Penulis: Ahmad Nur Rosikin
Editor: Melia Istighfaroh
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved