Breaking News:

Jika Terjadi Impaksi Gigi, Lebih Baik Dicabut Atau Tidak? Simak Penjelasan Dokter

Impaksi gigi merupakan keadaan dimana gigi bungsu terjebak didalam gusi dan tidak bisa keluar ke permukaan gusi. Umumnya terjadi pada orang dewasa.

grid.ID
ilustrasi impaksi gigi 

TRIBUNHEALTH.COM - Impaksi pada gigi merupakan kondisi gigi terpendam atau terjebak didalam gusi.

Umumnya, impaksi gigi terjadi pada orang dewasa.

Akibat dari impaksi gigi membuat seseorang rentan mengalami kerusakan pada gigi dan penyakit gusi.

Impaksi gigi adalah gigi yang tumbuhnya sebagian, atau gigi yang bererupsi hanya sebagian.

Terbanyak kasus pada gigi geraham ketiga, gigi taring, dan gigi premolar kedua.

ilustrasi impaksi gigi
ilustrasi impaksi gigi (Kompas.com)

Baca juga: Dokter Spesialis Ortodontik Jelaskan Mengenai Penyebab Gigi yang Gagal Dilakukan Pencabutan

Penyebab impaksi adalah dimensi rahang yang tidak mencukupi untuk tumbuhnya gigi yang normal.

Terkadang tidak merasakan sakitnya saat impaksi secara langsung, karebna dampak sakitnya termasuk jangka panjang.

Misalnya saat gigi tumbuh sebagian.

Yang sering terjadi adalah bukan nyeri atau sakit tetapi serting food impaction atau penumpukan sisa makanan, sakit pada gusi, paling sering adalah sakit pada jaringan lunak disekitar gigi.

Saat gigi tumbuh sebagian dan tidak terasa sakit maka diperkirakan tidak bisa tumbuh normal.

ilustrasi impaksi gigi
ilustrasi impaksi gigi (grid.ID)

Baca juga: Memahami Definisi Tipe Kepribadian dari Psikolog

Secara radilogi maupun pemeriksaan klinis, hasil prognosanya buruk karena tidak bisa tumbuh sebaiknya dilakukan pengambilan.

Resiko yang paling sering dijumpai seperti abses, periodontitis, nyeri.

Pada kasus tertentu dimana ujung akar berhimpitan dengan saraf yang berada dibawanya akan menyebabkan nyeri yang hilang timbul.

Jika gigi tersebut mendesak gigi geraham kedua, maka gigi geraham kedua akan ikut rusak bahkan kedua gigi rusak bersamaan.

Gigi yang mengalami impaksi adalah gigi taring dan gigi premolar kedua sering tidak tumbuh atau tertanam.

Baca juga: Kulit Berjerawat Membutuhkan Pengobatan yang Khusus dan Segera, Berikut Penjelasan Dokter Kulit

Ini disampaikan pada channel YouTube Tribun Palu Official bersama dengan Drg. Nugroho S., Sp.BM., C.Med., CHCM., FICS. Selasa (12/1/2021)

(TribunHealth.com/Putri Pramesti Anggraini)

Penulis: Putri Pramestianggraini
Editor: Melia Istighfaroh
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved