Breaking News:

Perubahan Suhu dalam Rongga Mulut Dapat Memicu Kerusakan Gigi, Begini Penjelasan Dokter Gigi

Perubahan suhu saat makan makanan yang panas kemudian makan makanan yang dingin dapat memicu kerusakan pada gigi.

Freepik.com
Ilustrasi sakit gigi akibat makan makanan yang panas kemudian makan makanan dingin 

TRIBUNHEALTH.COM - Perubahan suhu saat makan makanan yang panas kemudian makan makanan yang dingin dapat memicu kerusakan pada gigi.

Dapat menyebabkan retaknya lapisan terluar gigi.

Proses lain yang dapat menyebabkan kerusakan gigi adalah makan makanan yang asam secara berlebihan.

Dilansir oleh Tribunhealth.com penjelasan Dokter Spesialis Gigi, drg. R. Ngt. Anastasia Ririen dalam tayangan YouTube Tribunnews Bogor program Sapa Dokter tentang mengatasi kerusakan gigi.

Baca juga: Beberapa Tips Dokter dalam Mengobati dan Mencegah Penyakit Tipes Akibat Infeksi Bakteri

Baca juga: Tipes Disebabkan oleh Bakteri, Bukan Lembur hingga Kelelahan, Simak Penjelasan Dokter

Kondisi ini dapat menganggu atau merusak dengan sengaja tanpa diketahui oleh perusaknya dan menyebabkan rusaknya lapisan pertama gigi.

Selain itu, aktivitas mikroorganisme juga memicu rusaknya gigi dalam rongga mulut terutama pada plak gigi yang menempel pada permukaan gigi maupun permukaan akar yang memicu terjadinya proses kerusakan material gigi oleh asam dan aktivitas mikroorganisme.

Ilustrasi penanganan gigi bersusun dan berlubang oleh dokter gigi
Ilustrasi penanganan gigi bersusun dan berlubang oleh dokter gigi (lifestyle.kompas.com)

Penyebab kerusakan gigi bisa dari luar mikroorganisme, ada juga terkait dengan mikroorganisme.

Dokter membagikan cara sederhana agar terhindar dari kerusakan gigi.

Setelah makan atau minum apapun, sesegera mungkin berkumur.

Sesegera mungkin dalam artian 5 menit setelah makan atau minum segera berkumur.

Usahakan berkumur kurang dari 5 menit setelah makan.

Karena 3 sampai 5 menit setelah makan, plak sudah terbentuk.

Pada saat makan, gerakan otot area mulut seperti pipi dan lidah bisa membantu proses pembersihan makanan dari seluruh permukaan gigi kita.

Namun hal itu tidak tuntas.

Hanya sekedar membersihkan saja secara natural.

Baca juga: Dok, Pemasangan Gigi Palsu Apakah Aman dan Tidak Mudah Lepas?

Baca juga: Berapa Persentase Kebutuhan Gizi Orang Lansia Per Hari? Begini Penjelasan Ahli Gizi

Baca juga: Menurut Dokter Spesialis Gigi Mikroorganisme dalam Rongga Mulut Dapat Sebabkan Gigi Berlubang

Termasuk air ludah juga dapat membersihkan.

Tetapi apabila kita tidak membersihkannya dengan tuntas, maka proses menuju kearah kerusakan bisa dialami.

Proses-proses perusakan akibat bakteri atau mikroorganisme sampai ke proses perusakan mineral terluar dari gigi membutuhkan waktu kurang lebih 6 bulan sampai 48 bulan.

Sehingga antara setengah tahun hingga empat tahun.

Apabila tidak rajin membersihkan dan jarang melakukan pembersihan karang gigi, besar kemungkinan akan terjadi proses karies.

Halaman
12
Penulis: Dhiyanti Nawang Palupi
Editor: Ekarista Rahmawati
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved