Breaking News:

Bukan dari Makanan Luar, Sebagian Besar Kolesterol Ternyata Diproduksi Tubuh Sendiri

Padahal orang kerap menghindari makanan tertentu yang dianggap menyumbang kolesterol

Pixabay
Ilustrasi makanan tinggi kolesterol 

TRIBUNHEALTH.COM - Kolesterol kerap menjadi masalah kesehatan yang dihadapi banyak orang.

Biasanya penderita kolesterol akan menghindari makanan tertentu yang dianggap sebagi pemicu.

Namun siapa sangka, kolesterol ternyata lebih banyak diproduksi hati manusia, bukan dari makanan luar.

Fakta tersebut dibeberkan dr Tan Shot Yen dalam program Malam Minggu Sehat Tribunnews yang tayang live pada Sabtu (1/5/2020).

"Semua orang yang pernah sekolah tahu bahwa 80 persen kolesterol kita adalah kita sendiri yang bikin, liver yang bikin," tandasnya, dikutip TribunHealth.com.

Baca juga: Sering Dianggap Buruk, Ini Fakta tentang Kolesterol dan Fungsinya Bagi Tubuh

Baca juga: Mengapa Anak Epilepsi Diminta Cek Kolesterol? Ini Tanggapan Dokter

Ilustrasi makanan tinggi kolesterol
Ilustrasi makanan tinggi kolesterol (Pixabay)

Sementara kolesterol yang didapat dari makanan luar hanya menyumbang porsi 20 persen saja.

"Itu pun bukan dari produk nabati," dr Tan memberi catatan.

Dalam hal ini, dr Tan Shot Yen menekankan perlunya untuk membedakan kolesterol dan minyak jenuh.

"Lemak jenuh itu ya lemak jenuh. Tapi bukan kolesterol," jelas dr Tan.

"Tidak benar kalau santan itu mengakibatkan kolesterol," tandasnya sekali lagi.

Karenanya, dr Tan menyayangkan orang yang mengganti santan dengan susu atau produk lain.

Ilustrasi santan kelapa
Ilustrasi santan kelapa (pixabay.com)

Baca juga: Aman atau Tidak Jika Konsumsi Nasi yang Dicampur dengan Santan? Simak Penjelasannya

Baca juga: Berikut Tips Memasak Makanan Bersantan yang Benar, Tanpa Perlu Menghangatkan Lagi

Apa lagi jika produk itu adalah produk dalam kemasan.

"Itu adalah suatu kemunduran ya."

"Yang tadinya santan adalah makanan asli Indonesia, diperoleh secara baik dengan alamiah."

"Tetapi kemudian karena ada suara miring ujung-ujungnya kita jatuh ke dalam makanan ultraproses," tandasnya.

Baca artikel lain seputar kesehatan umum di sini

(TribunHealth.com/Ahmad Nur Rosikin)

Penulis: anrosikin
Editor: Ekarista Rahmawati
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved