TRIBUNHEALTH.COM - Membiasakan sikat gigi sejak dini membantu Anda dalam menjaga kesehatan gigi anak.
Selain sikat gigi, pasta gigi merupakan hal penting untuk menyikat gigi.
Penggunaan pasta gigi direkomendasikan bagi anak-anak yang gigi pertamanya telah tumbuh pada usia sekitar 18 bulan.
Penggunaan pasta gigi pada anak-anak harus dibatasi dan tidak boleh berlebihan.
Baca juga: 7 Tips Mudah Mencegah Gigi Berlubang, Selain Rutin Sikat Gigi Lakukan Hal Ini
Takaran yang biasa digunakan yaitu sebesar beras untuk anak-anak di bawah 3 tahun dan sebesar biji jagung untuk anak usia 3-6 tahun.
Lantas, bagaimana cara memilih pasta gigi yang tepat untuk anak-anak?
Dilansir dari YouTube Tribun Health, Dokter Gigi Spesialis Orthodonti dari Klinik Apic, drg. Selly Amelia, Sp.Ort memberikan tips mengenai cara memilih pasta gigi untuk anak.
drg. Selly menjelaskan, pasta gigi dibagi menjadi dua, yaitu pasta gigi berfluoride dan pasta gigi non-fluoride.
Bagi anak-anak yang belum bisa berkumur, drg. Selly menyarankan untuk menggunakan pasta gigi non-fluoride.
Sedangkan anak-anak yang sudah bisa berkumur, bisa dipilihkan pasta gigi yang mengandung fluoride.
Baca juga: Tips Agar Anak-anak Tidak Takut Mengunjungi Dokter Gigi, Cukup Lakukan Cara Mudah Ini
Fluoride yang ada di dalam pasta gigi memiliki dosis tertentu, yang bisa membuat kerusakan pada gigi permanen.
Oleh karena itu, dulu ada kekhawatiran jika anak-anak menggunakan pasta gigi ber-fluoride ditakutkan akan memberikan dampak buruk pada gigi anak tersebut.
Namun, ada rekomendasi terakhir yang menyebutkan jika penggunaan pasta gigi ber-fluoride dalam dosis kecil diperbolehkan.
Baca juga: Waktu Terbaik Gunakan Dental Floss, Dokter Gigi Imbau Gunakan di Waktu Ini
"Di pasaran itu ada yang fluoride dan non-fluoride, kalau saya menyarankan tetap yang fluoride, tapi dengan pemakaian yang jelas."
"Gunakan pasta gigi sedikit saja, tapi anak-anak itu banyak yang iseng, sudah diberikan pasta gigi sedikit tapi ditambahkan lagi, karena itu orang tua harus mengawasi anaknya yang sedang sikat gigi.".
"Kita pun yang dewasa juga disarankan menggunakan pasta gigi ber-fluoride, gunakan pasta gigi sebanyak satu biji jagung dan jangan berlebihan," imbau drg. Selly.
Lantas, bagaimana dengan anak-anak yang suka menelan pasta gigi?
Apakah harus menggunakan pasta gigi ber-fluoride atau non-fluoride?
Menanggapi pertanyaan tersebut, jika anak-anak masih suka menelan pasta gigi, drg. Selly imbau untuk menggunakan pasta gigi non-fluoride terlebih dahulu.
Sampai bertahap, bisa diselang-seling dengan pasta gigi ber-fluoride.