TRIBUNHEALTH.COM - Tiga makanan berikut ini belum tentu berasa manis, namun perlu dihindari pengidap diabetes.
Pasalnya penderita diabetes tak hanya harus menghindari gula atau makanan manis saja.
Lemak jenuh dan penggunaan garam berlebihan juga perlu dihindari.
Inilah alasan mengapa snack kemasan, gorengan, dan juga daging olahan perlu dihindari.
Pasalnya ketiga makanan tersebut dapat dengan mudah membuat kadar gula darah melonjak jika tidak dikonsumsi dengan hati-hati.
Makanan kemasan
Penderita diabetes harus membatasi asupan snack atau makanan ringan kemasan.
Ada beberapa alasan mengapa penderita diabetes perlu membatasi asupan makanan ringan kemasan.
Pertama, snack kemasan biasanya terbuat dari tepung dan kaya gula serta garam.
Kedua hal itu merupakan bahan yang perlu dibatasi pengidap diabetes.
Jika tidak, bukan tidak mungkin akan membuat gula darah melonjak.
Baca juga: 4 Makanan Ini Dapat Membantu Menurunkan Kadar Kolesterol Tinggi
Belum lagi kandungan minyak trans yang ada di dalamnya.
Melansir situs kesehatan Everyday Health, lemak trans dapat meningkatkan kolesterol “jahat” (LDL) , serta menurunkan kolesterol “baik” (HDL).
Ini membuat lemak trans dapat meningkatkan risiko penyakit jantung.
Terlebih lagi penderita diabetes tipe 2 pada dasarnya sudah berisiko tinggi terkena penyakit jantung.
Daging olahan
Penderita diabetes perlu menghindari konsumsi daging merah dan semua jenis olahannya.
Ini termasuk sosis, hot dog, atau pun produk lainnya.
Amy Kimberlain, RD, CDE , juru bicara Academy of Nutrition and Dietetics dan ahli diet kesehatan di Baptist Health South Florida memberikan penjelasan terkait hal ini.
Kepada Everyday Health, dia mengatakan bahwa daging merah dan produk olahannya kaya minyak jenuh.
Lemak jenuh dalam daging meningkatkan kolesterol dan meningkatkan peradangan di seluruh tubuh, dan juga dapat membuat penderita diabetes berisiko lebih besar terkena penyakit jantung dibandingkan rata-rata orang, karena risiko mereka sudah meningkat akibat diabetes.
Baca juga: 5 Minuman Efektif untuk Redakan Perut Kembung dengan Cepat
Orang dengan diabetes tipe 2 mungkin memiliki kondisi lain yang berkontribusi terhadap risiko terkena penyakit kardiovaskular, termasuk tekanan darah tinggi, kolesterol abnormal dan trigliserida tinggi, obesitas, kurang aktivitas fisik , gula darah yang tidak terkontrol, atau merokok, menurut AHA .
Namun bukan berarti pengidap diabetes harus menghindari asupan daging merah sama sekali.
Kimberlain menjelaskan, daging masih bisa dikonsumsi dalam porsi terkontrol dan melibatkan pemilihan dengan cermat.
Daripada potongan daging berlemak, pilihlah protein tanpa lemak, termasuk ayam dan kalkun tanpa kulit, ikan dan kerang, dan daging sapi tanpa lemak.
Untuk daging giling, pastikan Anda memilih daging sapi yang setidaknya 92 persen tanpa lemak dan 8 persen lemak, saran Kimberlain.
Gorengan
Gorengan adalah makanan berikutnya, yang perlu dibatasi atau dihindari sepenuhnya.
Jika tidak dikonsumsi dengan hati-hati, efek gorengan terhadap kadar gula darah tak kalah berbahaya dengan makanan manis.
Ada alasan mengapa penderita diabetes tak boleh banyak makan gorengan.
Situs kesehatan Everyday Health melansir, makanan yang digoreng biasanya menyerap banyak minyak.
Banyak pula gorengan yang dilapisi tepung roti terlebih dahulu, sehingga jumlah kalorinya semakin meningkat.
Kimberlain menyarankan untuk menghindari mengonsumsi makanan berminyak secara berlebihan ketika menderita diabetes tipe 2.
Jika tidak, gorengan bisa dengan mudah mengacaukan kadar gula darah dan membuat berat badan naik.
Baca juga: Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Idul Fitri 2024, Tanggal Berapa?
“Makanan-makanan ini tidak hanya meningkatkan gula darah pada awalnya, tetapi juga dapat membuatnya tetap tinggi dalam jangka waktu yang lama," katanya.
"Lemak membutuhkan waktu lebih lama untuk dicerna, sehingga membuat gula darah tetap tinggi,” lanjut Kimberlain.
Lebih buruk lagi, beberapa makanan digoreng dengan minyak terhidrogenasi yang kaya akan lemak trans.
Untuk rasa yang sama tanpa lemak dan kalori, Kimberlain menyarankan untuk mencari cara baru dalam menyiapkan makanan 'gorengan'.
Dia mencontohkan memasak makanan dengan memanggang.
“Anda bahkan bisa membuat ayam 'goreng' panggang,” katanya.
“Penggorengan udara juga populer saat ini, jadi ada pilihan itu juga. Dan jika Anda tidak memiliki alat penggoreng udara, saya punya oven konveksi kecil yang berfungsi sama. Saya membuat kentang goreng panggang di sana yang rasanya sangat renyah, Anda pasti mengira itu digoreng,” contohnya.
(TribunHealth.com/Ahmad Nur Rosikin)