TRIBUNHEALTH.COM - Kisah lulusan SMK, Muhammad Iqbal Firmansyah, yang sukses membuka lapangan pekerjaan lewat bisnis dinosaurus mendapat sorotan.
Meski hanya menempuh pendidikan hingga SMK, Iqbal berhasil mengembangkan bisnis animatronik dinosaurus.
Bahkan, lulusan SMK Muhammadiyah 3 Yogyakarta sudah punya omzet hampir Rp 200 juta per bulannya.
Selain itu, dirinya juga membuka lapangan pekerjaan bagi orang lain.
Hingga kini, dia sudah memiliki 11 orang karyawan.
Dilansir TribunHealth.com dari TribunTrends.com, berikut ini fakta-faktanya.
Baca juga: Profesi Sampingan Sertu Agus, Anggota TNI dengan Penghasilan Rp 1 M Sebulan, Harga Rumah Rp 5 M
Berawal dari hobi

Iqbal yang merupakan warga Kelurahan Potorono, Kapanewon Banguntapan, Bantul itu mengatakan, awal berbisnis replika dinosaurus berawal dari hobinya membuat mainan bersama ayahnya sedari kecil.
Ia kemudian belajar dari internet, dan memilih SMK sebagai tujuan studi lanjutan setelah lulus SMP.
”Dalam prosesnya usaha ini berawal dari saya dan ayah saya, sejak saya kecil suka bereksperimen dengan membuat mainan-mainan remote control buatan sendiri dengan alat dan bahan seadanya dan sebisanya," ungkap Iqbal, dilansir dari laman Direktorat SMK Kemendikbud Ristek.
Ayah Iqbal sendiri juga merupakan pematung dan pelukis.
Iqbal mengatakan sejak kecil sampai mau masuk SMK sudah terbiasa membantu ayahnya.
Karena itu mereka membuat Animatronik Rickshaw T-Rex dengan tujuan untuk hiburan dan dipakai sendiri.
Baca juga: Ini Profesi Rasiman, Lebarkan Jalan Desa Jadi 5 Meter Pakai Uang Pribadi, Habis Dana Rp 1 Miliar
Ambil jurusan TKR

Saat mau masuk jenjang SMK, Iqbal akhirnya memantapkan diri memilih Jurusan Kendaraan Ringan di SMK Muhammadiyah 3 Yogyakarta.
SMK Muhammadiyah 3 memang bergerak di bidang Teknologi dan Rekayasa serta Teknologi Komunikasi dan Informatika. Dalam proses pembelajaran telah menyelaraskan kurikulum yang digunakan sesuai dengan kebutuhan industri.
Ternyata ilmu pada jurusan SMK yang ia pilih, sangat cocok dengan hobinya membuat mainan robot-robotan.
”Dari beberapa alasan proses di atas saya kemudian bersyukur bisa mendapatkan ilmu kelistrikan kendaraan mobil yang sampai saat ini, saya pakai untuk salah satunya membuat animatronik ini," kata dia.
Belajar mandiri dari internet
Sejalan dengan itu ia juga terus belajar dengan ayahnya maupun dari internet.
"Jadi bisa saya bilang ilmu-ilmu ini saya tidak baku dari satu sumber saja."
Saya terus mengulik dan belajar sampai hari ini sampai sekarang masih terus belajar, karena saya yakin hanya itu bekal yang saya punya yaitu kemauan dan niat yang terus tidak berubah dari saya kecil sampai sekarang," jelas Iqbal dengan panjang.
Baca juga: Nahas, Balita di Ponorogo Tercemplung Panci Berisi Sayur Panas, Alami Luka Bakar 50 Persen
Mendapat support guru dan sekolah
Beruntungnya, Iqbal dibimbing oleh guru-guru di sekolah dalam belajar dan praktik.
Selain itu, ia bersyukur karena selama SMK ia bisa belajar dengan fasilitas praktik yang lengkap.
"Kebetulan SMK saya memiliki fasilitas ruang praktik yang luar biasa lengkap dan itu salah satu fasilitas yang istimewa buat saya dulu dan teman-teman," ungkapnya.
Baca juga: Setelah Viral, Panglima TNI Yudo Margono Minta Maaf soal Perintah Piting Warga Rempang
Kini punya 11 karyawan

Iqbal mengatakan, mendirikan usaha replika dinosaurus ini cukup menantang.
Dulu ia sempat membantu orangtua berjualan makanan. Kini malah bisa menghasilkan uang sendiri.
Belum banyak produk lokal replika dinosaurus, sehingga hal ini menjadi peluang besar bagi Iqbal untuk memasarkan produk replika dinosaurus miliknya.
Kini Iqbal memiliki 11 karyawan dan menghasilkan omset hingga sekitar 200 juta per bulannya.
Animatronik dinosaurus atau replika dinosaurus ini dijual di beberapa lokasi wisata seperti di Bantul, Yogyakarta.
Sehingga bisa menghidupkan lagi wisata edukasi di beberapa objek wisata di Bantul khususnya.
Usaha Iqbal bergerak dibidang animatronik ini sudah bergerak kurang lebih 5 tahun.
Iqbal berharap anak muda yang masih duduk di bangku SMK bisa terus mengeksplorasi bakat dan minat.
”Untuk teman-teman dan rekan-rekan yang mungkin masih bersekolah atau yang sudah lulus dan ingin mulai usaha.
Hal pertama yang perlu dilakukan adalah meminta doa ibu dan keluarga, lalu menurut saya berani melangkah, percaya saja apapun yang kamu usahakan pasti akan ada hasilnya,
Entah kapan pasti akan ada hasilnya hal terpenting adalah bagaimana kita bisa menikmati prosesnya, karena itu yang saya yakini bisa membuat mental kita siap," pungkasnya.
(TribunHealth.com, TribunTrends.com)