Breaking News:

Faktor KeturunanTingkatkan Risiko Alami Steven Johnson Syndrome, Begini Penjelasan dr Arieffah Sp.KK

Steven johnson syndrome merupakan suatu kondisi yang terjadi akibat alergi terhadap suatu obat.

Pixabay.com
Ilustrasi wanita mengalami tanda alergi pada obat 

TRIBUNHEALTH.COM - Steven johnson syndrome merupakan suatu kondisi yang terjadi akibat alergi terhadap suatu obat.

Penyakit ini bisa dialami siapa saja, terutama yang memiliki faktor risiko.

Di antara berbagai faktor risiko yang ada, rupanya faktor keturunan turut berpengaruh menyebabkan seseorang terkena reaksi alergi ini.

Baca juga: Kenali Penyakit Sindrom steven johnson bersama dr. Arieffah, Sp.KK

Untuk mengetahui penjelasannya, berikut simak ulasan dr. Arieffah, Sp.KK.
Arieffah adalah seorang dokter spesialis kulit dan kelamin.

Kini ia sedang berpraktek di RS Hermina Solo sejak 2017.

Tak hanya di satu tempat saja, ia juga menambah jadwal prakteknya di RS JIH Solo sejak 2019 hingga saat ini.

Profil dr. Arieffah, Sp.KK yang menjadi narasumber Tribunhealth.com
Profil dr. Arieffah, Sp.KK yang menjadi narasumber Tribunhealth.com (Dokumen pribadi dr. Arieffah, Sp.KK)

Sebelum menjalani praktek di dua tempat di atas, Arieffah sempat menjalani pekerjaanya di sejumlah rumah sakit ternama lainnya yang tersebar di berbagai daerah. Antara lain:

- RS Permata Depok 2013 sd 2017

- RS Kemang Medical Care Jaksel 2014 sd 2017

Baca juga: Profil dr. Arieffah, Sp. KK yang Berpraktek di RS Hermina Solo

- RS Jakarta Medical Care Jaksel 2015 sd 2017

2 dari 3 halaman

- RS. DKT Slamet Riyadi Solo.

Berbagai pengalaman pekerjaan di atas menunjukkan bahwa Arieffah adalah dokter spesialis kulit yang berpengalaman.

Setelah sebelumnya ia menuntut ilmu untuk meraih gelar dokter di Universitas kristan Maranatha Bandung yang ia selesaikan pada 2007.

Tanya:

Ilustrasi konsultasi dengan dokter
Ilustrasi konsultasi dengan dokter (Freepik.com)

Apakah faktor keturunan turut menyebabkan seseorang alami steven johnson syndrome dok?

Lala, Solo.

dr. Arieffah, Sp.KK Menjawab:

Baca juga: Benarkah Steven Johnson Syndrome merupakan Penyakit Langka? Ini Kata dr. Arieffah, Sp.KK

Iya, jadi meningkatkan risiko terjadinya steven johnson syndrome.

Jadi pada orang dengan genetik HLA sekian kemungkinannya jauh lebih bisa meningkat.

Ilustrasi alami alergi obat
Ilustrasi alami alergi obat (pixabay.com)

Misalnya si A konsumsi obat, kebetulan secara genetik HLAnya aman, jadi 100 persen nggakpapa.

3 dari 3 halaman

Tetapi berbeda pada si B yang punya HLA terkait itu akan mengalami risiko sebanyak 60 persen.

Sehingga sama-sama obat yang dikonsumsi, tetapi si B lebih berisiko.

Baca juga: Steven Johnson Syndrome, Apakah hanya Karena Alergi Obat? Ini Tanggapan dr. Arieffah, Sp.KK

(Tribunhealth.com/Ranum Kumala Dewi)

Selanjutnya
Penulis: Ranum Kumala Dewi
Editor: Melia Istighfaroh
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved