Breaking News:

BPOM Resmi Terbitkan Izin Edar Vaksin Indovac, Kemenkes Jelaskan Tata Cara Penggunaanya

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) resmi menerbitkan izin edar atau Emergency Used Authorization/EUA kepada vaksin Covid-19, yaitu Vaksin Indovac.

megapolitan.kompas.com
Ilustrasi vaksinasi Covid-19 

TRIBUNHEALTH.COM - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) resmi menerbitkan izin edar atau Emergency Used Authorization/EUA kepada vaksin Covid-19, yaitu Vaksin Indovac.

Vaksin Indovac adalah vaksin pertama yang dikembangkan di dalam negeri sendiri. 

Vaksin Indovac dikembangkan oleh PT Bio Farma bekerja sama dengan Baylor College of Medicine USA.

Baca juga: Kasus Covid Varian XBB Terus Bertambah, dr. Syahril: Masyarakat Belum Vaksin Risiko Kematian Tinggi

Platform teknologi pengembangan vaksin Indovac yaitu platform protein rekombinan sub-unit (yeast based).

Sementara itu, dilansir Tribunhealth.com dari situs resmi indonesiabaik.id Kementerian Kesehatan telah mengeluarkan tata laksana penggunaan vaksin Indovac, yaitu:

1. Vaksin Indovac adalah vaksin COVID-19 platform protein subunit rekombinan.

Ilustrasi vaksin Covid-19
Ilustrasi vaksin Covid-19 (health.grid.id)

2. Antigen yang digunakan ialah protein rekombinan receptor binding domain (RBD) yang merupakan bagian dari virus SARSCoV-2 dan dihasilkan pada sel inang ragi (yeast) Pichia pastoris.

3. Vaksin ini dapat diberikan pada usia 18 tahun ke atas

Baca juga: Segera Vaksinasi Booster Guna Kurangi Risiko Kesakitan dan Kematian Akibat Covid-19

4. Kemasan 1 vial dengan @ 10 dosis (5 ml).

5. Sebagai dosis primer diberikan secara intramuskular (pada otot) sebanyak dua dosis, masing-masing 0,5 mL dengan interval 28 hari.

Ilustrasi vaksinasi Covid-19
Ilustrasi vaksinasi Covid-19 (Freepik.com)
2 dari 2 halaman

6. Sebagai dosis lanjutan (booster) untuk vaksin primer Sinovac diberikan satu dosis dengan dosis penuh (full dose) 0,5 ml.

7. Sebelum dilakukan penyuntikan dilakukan skrining kesehatan sesuai dengan format skrining yang sesuai.
Penyimpanan di suhu 2-8° C, kering dan vaksin tidak boleh dibekukan.

Baca juga: Presiden Luncurkan Vaksin Indovac, Berharap Indo Farma Dorong Indonesia Mandiri dalam Vaksin

TRIBUNHEALTH

Selanjutnya
Penulis: Ranum Kumala Dewi
Editor: Melia Istighfaroh
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved