Breaking News:

Biasakan SADARI Setiap Bulan setelah Menstruasi, Berikut Alasannya

Kanker payudara ialah penyakit yang dapat menyebabkan kematian. Sebagai wanita kita harus aware terhadap kesehatan payudara kita sendiri.

freepik.com
ilustrasi melakukan SADARI untuk mengetahui kondisi payudara 

TRIBUNHEALTH.COM - dr. Upick menyampaikan, yang paling utama untuk mengedukasi adalah bagaimana mendeteksi secara dini.

Jika kanker terdeteksi secara stadium dini yakni kurang dari 2cm benjolan, angka harapan hidup pasti sangat tinggi bisa sampai 95 persen.

Tetapi jika sudah lanjut, benjolan sudah membesar dan kemana-mana atau metastasis (menyebar) ke organ lain bahkan ke otak maupun tulang, maka harapan hidup hanya berkisar 20 persen.

dr. Upick juga mengatakan bahwa seseorang yang rajin SADARI hanya sedikit sekali termasuk yang sudah teredukasi pasti rajin SADARI.

Padahal SADARI harus dilakukan oleh semua perempuan baik usia muda maupun usia tua.

ilustrasi melakukan SADARI untuk mengetahui kondisi payudara
ilustrasi melakukan SADARI untuk mengetahui kondisi payudara (freepik.com)

Baca juga: Temui Benjolan di Area Payudara, Dokter Imbau Segera Lakukan Hal Ini

Perlu dipahami bahwa SADARI sebenarnya adalah bentuk sari self love atau mencintai diri sendiri.

Kita harus peduli mengenai apa yang menjadi berharga dalam diri kita, termasuk payudara.

SADARI adalah periksa payudara sendiri dan harus dilakukan setiap bulan.

Waktu untuk melakukan SADARI adalah 7 hari sampai 10 hari setelah menstruasi.

Kenapa harus pada waktu tersebut?

2 dari 2 halaman

Karena pada saat itu kelenjar-kelenjar atau jaringan payudara mendekati normal, sehingga akan lebih mudah untuk diperiksa.

Baca juga: Lekas Deteksi Dini Tumor Payudara, Dokter: Agar Harapan Hidup Tinggi

Banyak sekali video edukasi mengenai cara SADARI yang benar.

Lakukan SADARI satu bulan sekali, cukup membutuhkan waktu 7 menit jika ingin melakukan pemeriksaan secara komplit.

Saat mandi pun bisa melakukan pemeriksaan pada diri sendiri, apakah adanya perubahan bentuk, perubahan pada kulit.

Perubahan pada kulit seperti warna yang memerah, kulit pecah-pecah, berkerut ataukah adanya benjolan maupun cekungan.

Selain itu juga perlu memperhatikan kondisi puting, apakah keluar cairan atau tidak dan adanya benjolan pada ketiak.

Baca juga: Dokter: Jangan Malu Derita Kanker Payudara, Segera Lakukan Penanganan Tepat

Misalkan terdapat benjolan, maka kita juga perlu memahami seperti apa benjolannya.

Pemeriksaan pada kanker payudara tergolong lebih mudah karena terdapat pada permukaan dibanding dengan kanker-kanker yang lainnya.

Ini disampaikan pada channel YouTube Tribun Timur bersama dengan dr. Upick A. Miskad, Ph.D., Sp.PA(K). Seorang dokter spesialis patologi anatomi.

(TribunHealth.com/Putri Pramesti Anggraini)

Selanjutnya
Penulis: Putri Pramestianggraini
Editor: Ahmad Nur Rosikin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved