Breaking News:

Konsumsi Bluberi Baik untuk Kesehatan Otak, Dapat Turunkan Risiko Terkena Demensia

Dua penelitian ilmiah mengungkap manfaat bluberi untuk kesehatan otak, berikut ini uraiannya

Pexels
Bluberi, buah yang bermanfaat untuk kesehatan otak 

TRIBUNHEALTH.COM - Satu studi, yang dilakukan oleh University of Carolina, menunjukkan makan bluberi liar dapat berdampak positif pada kinerja kognitif orang tua.

Para peneliti menemukan orang lanjut usia dapat memperoleh manfaat yang signifikan jika mereka makan makanan tersebut setiap hari.

Hasil penelitian ini diterbitkan di jurnal Nutritional Neuroscience.

Penelitian lain juga mengonfirmasi manfaat bluberi dalam mencegah demensia dan meningkatkan metabolisme.

Kandungan fitokimia penting untuk kesehatan otak

Peneliti mengumpulkan data dari 86 orang dewasa berusia antara 65 dan 80 tahun yang melaporkan masalah kognitif.

Sementara 43 orang lainnya dengan penyakit kognitif juga direkrut sebagai kelompok kontrol.

Dengan membandingkan kelompok kontrol yang terdiri dari 43 orang dan kelompok aktif 86 orang, peneliti bisa menentukan efek mengonsumsi bluberi.

Ilustrasi bluberi turunkan risiko demensia
Ilustrasi bluberi turunkan risiko demensia (health.kompas.com)

Para peneliti mengatakan efek perlindungan ini bisa jadi sebagian besar karena adanya fitokimia dalam bluberi.

"Fitokimia adalah senyawa dalam tanaman yang berkembang untuk mempertahankan tanaman dari tekanan lingkungan, jamur, bakteri, dan virus," kata penulis penelitian, Dr Mary Ann Lila.

2 dari 3 halaman

“Setelah dikonsumsi oleh manusia, mereka mentransfer manfaat kesehatan ini kepada kita. Studi penelitian yang dilakukan di sini di NRI menunjukkan bahwa fitokimia khusus untuk bluberi liar penting untuk kesehatan otak."

Studi ini bisa menjadi penting untuk dieksplorasi lebih lanjut mengenai manfaatnya untuk demensia.

Baca juga: Benarkah Jika Faktor Genetik adalah Salah Satu Faktor Risiko Demensia? Begini Kata dr. B. Neni

Turunkan risiko demensia

Ilustrasi demensia
Ilustrasi demensia (kompas.com)

Ini bukan satu-satunya penelitian yang mengaitkan bluberi dengan risiko demensia.

Studi lain, yang dilakukan oleh University of Cincinnati, juga melihat efek bluberi pada pikiran.

Makalah, yang diterbitkan dalam jurnal Nutrients, menunjukkan bahwa konsumsi bluberi secara teratur dapat mengurangi risiko demensia seseorang.

Sama dengan penelitian Universitas California, proyek ini memiliki kelompok peserta kecil, hanya sekitar 33.

Kelompok pasien ini berusia antara 50 dan 65 tahun, mereka kelebihan berat badan dan mengalami penurunan memori ringan.

Baca juga: Pasien Covid-19 Lebih Berisiko Alami Demensia hingga 2 Tahun setelah Terinfeksi

Tingkatkan fungsi kognitif dan metabolisme

Stroberi dan Blueberry
Stroberi dan Blueberry (Pexels)

Selain mengurangi risiko demensia, mereka yang mengonsumsi bluberi menunjukkan hasil yang lebih baik dalam tugas kognitif dan fungsi metabolisme yang lebih baik.

3 dari 3 halaman

Mereka juga mengalami tingkat stres oksidatif yang lebih rendah, suatu kondisi yang dapat menyebabkan kelelahan dan kehilangan memori.

Meski kedua penelitian menunjukkan potensi manfaat bluberi, keduanya memiliki keterbatasan yang sama, yakni kecilnya jumlah peserta penelitian.

(TribunHealth.com/Ahmad Nur Rosikin)

Selanjutnya
Penulis: Ahmad Nur Rosikin
Editor: Melia Istighfaroh
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved