Breaking News:

Perlukah Menggunakan Kacamata saat Bekerja di Depan Layar? Ini Kata dr. Muh. Irfan K. M.Kes., Sp.M

Mata merupakan organ yang berperan penting, yakni untuk melihat. Sering menatap layar membuat mata kita merasa lelah.

hipwee.com
ilustrasi penggunaan kacamata didepan layar 

TRIBUNHEALTH.COM - Seseorang yang memang kerjanya harus di depan layar hampir 24 jam harus menerapkan rule 20-20-20.

Rule 20-20-20 yakni setiap 20 menit kita melihat dekat, kita istirahatkan mata selama 20 detik dengan melihat benda yang jaraknya 20 kaki atau sekitar 6 meter.

Ketika menerapkan rule tersebut, istilahnya kita mengistirahatkan mata.

Apabila kita sudah lama menatap layar, maka kita bisa melihat objek lain terlebih dahulu untuk merilekskan mata.

dr. Muh. Irfan menyampaikan, penggunaan kacamata tergantung dari kondisi mata masing-masing.

Jika mata minus, memang sebaiknya menggunakan kacamata saat didepan layar.

ilustrasi penggunaan kacamata didepan layar
ilustrasi penggunaan kacamata didepan layar (hipwee.com)

Baca juga: Benarkah Harus Menggunakan Kaca Mata Hitam di Siang Hari Guna Menghindari Sinar UV?

Terlebih sudah berusia 40 tahun keatas apabila melihat dekat, memang sudah membutuhkan bantuan.

Karena jangan sampai mata kita terlalu kerja berlebohan.

Pada usia 40 tahun ke atas sudah harus menggunakan kacamata untuk melihat dekat dan tujuannya adalah dapat membantu penglihatan.

dr. Muh. Irfan mengatakan, kacamata yang dikatakan antiradiasi sampai sekarang penelitian pun ada yang pro dan ada yang kontra.

Sinar radiasi terutama radiasi sinar biru, memang dikatakan tidak baik untuk mata.

Namun pada beberapa penelitian radiasi sinar biru dikatakan berefek baik untuk mata.

Baca juga: Apa Saja Hal-hal yang Mempengaruhi Kesehatan Mata? Simak Penjelasan dr. Muh. Irfan K, M.Kes, Sp.M

Beberapa ilmuwan yang sekarang meneliti masih seimbang, ada yang memang perlu menggunakan antiradiasi dan ada juga yang mengatakan tidak perlu menggunakan kacamata antiradiasi karena tidak ada efek sama sekali.

Jika memang ingin menggunakan kacamata antiradiasi, maka boleh-boleh saja.

Penggunaan kacamata tergantung dari kondisi mata masing-masing individu, terlebih apabila memiliki mata minus karena akan memperparah.

Penggunaan gadget sudah menjadi hal yang umum dimasa pandemi, penggunaannya cukup meningkat.

dr. Muh. Irfan menyampaikan, secara nyata kasus orang dengan mata minus meningkat, hal ini menjadi salah satu faktor resiko.

Perlu diketahui bahwa penggunaan gadget berkaitan dengan penglihatan dekat.

Baca juga: Dokter Spesialis Mata Paparkan Tiga Penyebab Terjadinya Mata Malas, Simak Ulasannya Berikut

Penglihatan dekat yang berlebihan akan meningkatkan resiko mata terkena gangguan refaksi atau mata minus.

Tentu saja kita harus pintar-pintar cara mengakalinya.

Ini disampaikan pada channel YouTube Tribun Timur bersama dengan dr. Muh. Irfan K, M.Kes, Sp.M. Seorang dokter spesialis mata JEC ORBITA.

(TribunHealth.com/Putri Pramesti Anggraini)

Penulis: Putri Pramestianggraini
Editor: Ekarista Rahmawati
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved