Breaking News:

Penderita Autoimun Sering Mengalami Sariawan, Apakah Juga Termasuk Tanda Kanker Mulut?

Sariawan merupakan masalah kesehatn rongga mulut yang kerap ialami. Namun, beberapa orang bisa dikatakan sering mengalami sariawan dalam waktu dekat.

Freepik.com
Ilustrasi menderita sariawan 

TRIBUNHEALTH.COM - Dijumpai penderita autoimun kerap mengalami sariawan yang sembuh sebelum 2 minggu, tetapi beberapa hari kemudian sariawan tersebut muncul kembali.

Kerap dipertanyakan apakah sariawan tersebut merupakan tanda-tanda dari kanker mulut.

drg. Anastasia mengatakan, sepanjang sariawan bisa sembuh dan yang dialami benar-benar sariawan maka memang mengalami sariawan.

Apabila kanker, ciri khasnya adalah sariawan tersebut tidak pernah mengecil.

Sifat dari kanker adalah terus bermetastase dan tidak akan berhenti sebelum dihentikan.

Namun perlu diketahui sariawan yang berulang tersebut memang benar sembuh atau hanya tidak ada keluhan.

Berbicara tentang sembuh, artinya mukosa kembali normal yaitu seperti permukaan lainnya atau terdapat jaringan sikatrik (jaringan bekas luka) tetapi warnanya sama seperti permukaan lain.

ilustrasi sariawan
ilustrasi sariawan (Kompas.com)

Baca juga: Separah Apa Nyeri Sariawan Major? Apakah Mungkin Tidak Menimbulkan Nyeri Sama Sekali?

Apabila terdapat jaringan sikatrik dan warnanya merah muda seperti permukaan lain, berarti sariawan tersebut sembuh.

Tetapi jika sariawan tersebut adalah kanker, maka kondisinya akan semakin memburuk.

Kondisinya akan semakin padah dan menjadi mudah berdarah.

drg. Anastasia mengatakan, jangan ke dokter hanya setelah terjadi perdarahan karena biasanya kondisi tersebut sudah memasuki stadium lanjut.

drg. Anastasia juga menyampaikan bahwa beliau menemui kasus CA rongga mulut yang terdiagnosa semuanya kebetulan sudah stadium lanjut.

Jika sudah memasuki stadium lanjut prognosanya tidak seideal stadium awal.

Sampai saat ini kanker belum diketahui penyebab pastinya.

Baca juga: Dokter Gigi Paparkan Faktor-faktor yang Meningkatkan Risiko Terjadinya Kanker Mulut

Kita baru bisa mengetahui tentang faktor predisposisi atau faktor pencetusnya yang biasa terjadi.

Kanker bisa dialami oleh siapa saja, terlebih bahwa bebrapa tipe kanker bersifat genetik meskipun tidak semuanya.

Apabila kebetulan dalam garis keturunan ada yang pernah terdiagnosa kanker, sebaiknya kita lebih barhati-hati.

Bicara tentang rongga mulut, pemeriksaan secara mandiri yang dilakukan setiap hari per regio menjadi penting apabila kebetulan kita memiliki riwayat keluarga yang pernah terdiagnosis kanker.

Meskipun tidak ada riwayat kanker pun kita harus berhati-hati, karena sampai sekarang penyebab kanker masih belum diketahui.

Ini disampaikan pada channel YouTube Tribunnews bersama dengan drg. R. Ngt. Anastasia Ririen Pramudyawati. Seorang dokter gigi.

(TribunHealth.com/Putri Pramesti Anggraini)

Penulis: Putri Pramestianggraini
Editor: Ekarista Rahmawati
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved