Breaking News:

Hipnoterapi Dapat Kendalikan Bipolar, Ini Kata dr. Yanne Cholida, ACp. Cht, CI, CET

Kata bipolar saat ini sudah tidak asing didengar. Bipolar merupakan gangguan mental, bukanlah gangguan kepribadian seseorang.

hai.grid.id
ilustrasi seseorang yang melakukan hipnoterapi 

TRIBUNHEALTH.COM - Tentu sudah tidak asing lagi dengan kata bipolar.

Definisi dari bipolar sebenarnya ialah gangguan mental, bukan gangguan kepribadian.

Bipolar merupakan gangguan mental dimana muncul 2 kejadian yakni manik dan depresi.

Pada dua gangguan tersebut mengalami gangguan suasana hati atau modd pada seseorang.

Perubahan mood tersebut sangat cepat dan bisa dikatakan ekstrim, dari yang awalnya happy tiba-tiba merasa sedih yang sangat dalam.

Hipnoterapi adalah teknik yang digunakan dengan hipnosis.

Hipnosis masuk ke alam bawah sadar pikiran seseorang untuk mengenali akar permasalahan dari kejadian dimasa lalu.

ilustrasi seseorang yang melakukan hipnoterapi
ilustrasi seseorang yang melakukan hipnoterapi (hai.grid.id)

Baca juga: Apakah Penderita Bipolar Bisa Merasakan Ketakutan yang Berlebihan? Begini Kata Psikolog

Misalkan faktor pemicunya ialah trauma di masalalu yang belum terselesaikan dan stress yang berlebihan.

Dengan hipnoterapi akan dicari akar permasalahannya.

Pada saat mencari akar permasalahannya, siapa saja penyebab trauma tersebut, dimana lokasi trauma tersebut, kapan terjadi trauma dan pertama kali munculnya trauma tersebut harus dicari.

dr. Yanne Cholida menyampaikan, setelah mencari akar permasalahan dari trauma tersebut, barulah dilakukan terapi.

Apabila mengalami trauma dimasalalu akan dilakukan terapi dengan teknik yang bernama regresi atau mundur ke masalalu, masuk ke akar kejadiannya, dirubah feelnya dan kembali ke masa sekarang .

Hipnoterapi dilakukan mulai dari regresi atau mundur ke masa lalu dan progresi atau maju ke masa sekarang.

Ini disampaikan pada channel YouTube Tribun Jabar bersama dengan dr. Yanne Cholida, ACp. Cht, CI, CET. Seorang dokter praktisi kesehatan mental dan titik meridian tubuh.

(TribunHealth.com/Putri Pramesti Anggraini)

Penulis: Putri Pramestianggraini
Editor: Ekarista Rahmawati
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved