Breaking News:

drg. Irfan Dammar, Sp.Pros(K) Jelaskan Manfaat Veneer Gigi dari Segi Fungsi dan Estetika

Saat ini banyak masyarakat yang tertarik melakukan veneer gigi. Veneer merupakan perawatan yang meningkatkan segi fungsional dan estetika gigi.

Kompas.com
Ilustrasi pemasangan veneer gigi 

TRIBUNHEALTH.COM - Dari segi perawatan veneer gigi, yakni bahan yang dilapiskan pada gigi untuk meningkatkan segi fungsional maupun segi estetika.

Misalkan pada gigi yang berwarna kecoklat-coklatan sejak lahir.

Jika seseorang mengalami gigi kecoklatan sejak lahir, biasanya saat ibu sedang mengandung sering mengonsumsi antibiotik, tetracycline dan sebagainya akan berdampak pada struktur gigi.

Struktur gigi berubah warna menjadi tidak seperti gigi normal yang putih, tetapi sedikit kecoklatan.

drg. Irfan Dammar menyampaikan, itulah salah satu indikasi untuk melapisi gigi agar terlihat normal kembali dari segi estetika dan warnanya agar lebih bagus.

Selain itu, gigi yang berukuran kecil juga bisa dilapisi dengan veneer untuk meningkatkan strukturnya dari anatomi gigi yang normal.

ilustrasi pemasangan veneer gigi
ilustrasi pemasangan veneer gigi (pixabay.com)

Baca juga: Hindari Konsumsi Makanan dan Minuman Di Bawah Ini Agar Bleaching dan Veneer Tahan Lama

Pada dasarnya, veneer lebih banyak untuk meningkatkan segi estetika.

drg. Irfan Dammar mengatakan bahwa hal ini menjadi tantangan bagi dokter gigi spesialis prostodonti untuk mengedukasi masyarakat yang hendak melakukan perawatan veneer gigi.

Permasalahan pada gigi tidak hanya dari segi estetika saja, tetapi juga masalah gungsional gigi.

Misalkan gigi berukuran pendek, maka akan mengganggu pengucapan seseorang.

Seseorang dengan gigi depan berukuran pendek akan mengganggu pengucapan-pengucapan huruf konsonan.

Dikarenakan panjang gigi memang memiliki ukuran yang ideal.

Pada gigi tidak hanya merehabilitasi secara estetika saja, tetapi juga fungsionalnya harus diperhatikan.

Baca juga: Perbandingan Porselin dan Resin Komposit sebagai Bahan Veneer, Simak drg. R. Ngt. Anastasia Ririen

drg. Irfan Dammar menyampaikan, sekarang masyarakat memanjangkan gigi agar berbentuk seperti gigi kelinci.

Jika dilihat dari segi estetika kemungkinan bagus, tetapi secraa fungsional pasti terganggu.

Karena terlalu panjang gigi sangat berpengaruh terhadap pengucapan.

Apabila seseorang memanjangkan giginya karena berukuran tidak normal, pasti cara pengucapannya akan terganggu.

Misalkan pada huruf konsonan yang berdesis-bersesis pasti akan terganggu.

Dikarenakan huruf-huruf konsonan berada pada posisi harus normal dan tidka boleh tertutup.

drg. Irfan Dammar mengatakan, untuk mengedukasi masyarakat perihal trend gigi kelinci sebenarnya tidak normal.

Ini disampaikan pada channel YouTube Tribun Timur bersama dengan drg. Irfan Dammar, Sp.Pros(K). Seorang dokter gigi spesialis prostodonsia.

(TribunHealth.com/Putri Pramesti Anggraini)

Penulis: Putri Pramestianggraini
Editor: Ekarista Rahmawati
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved