Breaking News:

Bagaimana Kutu Bisa Hidup pada Rambut Manusia? Berikut Ulasan dr. Arieffah Sp.KK

Rambut berkutu sebenarnya sudah terjadi sejak dulu. Memang beberapa orang mengalami masalah kutu pada rambut yang tentunya sangat mengganggu.

jogja.tribunnews.com
ilustrasi seseorang yang mengalami kutu rambut 

TRIBUNHEALTH.COM - Masalah kutu rambut sebenarnya sudah ada sejak dulu.

Kutu rambut disebabkan oleh hewan insecta arthropoda.

Jika dilihat dari mata telanjang memang bisa terlihat, tetapi klinisi memeriksa pasti harus melewati tes diagnostik.

Tes diagnostik bisa dari kaca pembesar atau dari mikroskop.

Sebenarnya menggunakan mata telanjang pun kita bisa mengidentifikasi bahkan sampai ke telurnya.

Bentuk kutu tersebut seperti serangga dan memiliki 6 kaki.

Kutu tersebut tidak memiliki sayap dan sebenarnya tidak bisa terbang.

ilustrasi seseorang yang mengalami kutu rambut
ilustrasi seseorang yang mengalami kutu rambut (jogja.tribunnews.com)

Baca juga: Terkena Kutu Rambut? Coba Basmi dengan Berbagai Obat Alami Berikut, dari Zaitun hingga Minyak Kelapa

Kalaupun ada seseorang yang ketakutan bahwa kutu tersebut terbang, sebenarnya tidak bisa terbang namun kutu tersebut memiliki kaki sehingga bisa berpindah dari satu orang ke orang lainnya.

Misalkan karena jumlahnya sudah terlalu banyak, maka kutu bisa jatuh ke benda-benda sekitar yang kemudian kita gunakan.

Contohnya jatuh pada bantal saat tidur dan kemudian bantal tersebut kita gunakan hingga akhirnya bisa tertular.

Penularan kutu rambut bisa juga dari sandaran kursi, topi bahkan dari sisir.

Jika memang dikhawatirkan terjadi penularan karena kutu terbang, sebenarnya tidak.

Tetapi apabila dkhawatirkan terjadi penularan karena kontak yang dekat seperti kepala ke kepala dan dari benda-benda yang terkontaminasi memang dimungkinkan.

Baca juga: dr. Hari Purwanto, Sp. DV Paparkan Cara Melakukan Pencegahan pada Scabies dan Kutu Kulit Kepala

dr. Arieffah menyampaikan bahwa kutu tersebut hidupnya hanya pada rambut manusia, karena memang spesiesnya Pediculus humanus capitis.

Pediculus adalah kutunya, humanus yakni memang pada manusia, dan capitis adalah pada kepala.

Jadi bisa dikatakan bahwa kutu tersebut memang hidup pada kepala manusia dan tidak bisa hidup pada bulu kucing maupun hewan peliharaan lainnya.

Apabila terdapat salah satu orang yang terinfeksi didalam satu rumah, tidak perlu menghindarkan hewan peliharaan.

Karena memang kutu tersebut spesifik hidup pada manusia.

dr. Arieffah menyampaikan, sebenarnya kutu ini memiliki 3 macam.

Baca juga: Meski Sama-sama Disebabkan Kutu, Scabies dan Kutu Kulit Kepala Berbeda, Simak Penjelasan Dokter

Bagian tubuh kita yang berambut tidak hanya kepala saja, ada orang yang memiliki rambut pada tubuhnya dan memiliki rambut ditempat lain.

Bagian tubuh yang berambut, masing-masing memiliki kutu sendiri.

Capitis atau kutu rambut kepala, selain memang dikepala juga bisa hidup dialis mata dan bulu mata apabila memang jumlahnya terlalu banyak.

Ini disampaikan pada channel YouTube Tribun Timur bersama dengan dr. Arieffah Sp.KK. Seorang dokter spesialis kulit dan kelamin dari RS Hermina Solo.

(TribunHealth.com/Putri Pramesti Anggraini)

Penulis: Putri Pramestianggraini
Editor: Ekarista Rahmawati
Ikuti kami di
Data Berhasil Terkirim!
Data Harus Diisi!
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved