Breaking News:

Kulit Sehat Tidak Harus Putih, Simak Penjelasan dr. Amelica Oksariani Mengenai Kulit Sehat

Setiap individu ingin memiliki kulit yang sehat. Tidak hanya kulit wajah saja, namun juga kulit tubuh. Namun beberapa kebiasaan memicu penuaan kulit.

freepik.com
ilustrasi kulit sehat dan kenyal 

TRIBUNHEALTH.COM - Kulit yang sehat adalah kulit yang terhindar dari aging atau tanda-tanda penuaan.

Kulit sehat ialah kulit yang bebas dari jerawat, bebas dari kulit kusam, bebas dari pori-pori besar, dan bebas dari kerutan.

dr. Amelica Oksariani menyampaikan bahwa kulit sehat tidak harus putih.

Orang yang memiliki kulit coklat atau kulit hitam pun juga bisa mendapatkan kulit yang sehat.

Tentunya semua orang mendambakan kulit yang sehat, bonusnya kulit menjadi lebih cearh.

Kebanyakan di daerah kita orang-orang selalu beridentik "apabila kulit kita tidak sehat, maka kulit akan kusam, kulit tidak putih atau tidak cerah".

Ilustrasi - Memiliki kulit sehat dan kenyal
Ilustrasi - Memiliki kulit sehat dan kenyal (Pixabay)

Baca juga: dr. Lusiyanti M.Med., Sp.KK Paparkan Aturan Porsi Makan untuk Mendapatkan Kulit Sehat

Sebenarnya yang menyebabkan kulit kita kusam salah satunya adalah proses aging atau proses penuaan.

Dimana proses aging atau proses penuaan ini dapat berlangsung pada usia muda.

Pada saat usia 25 tahun proses aging sudah masuk didalam hidup.

Selama masih ada matahari, selama itu juga sel kulit kita bisa mengalami penuaan terutama kulit wajah ataupun kulit tubuh.

2 dari 3 halaman

Selama masih terpapar sinar matahari, kulit juga bisa mengalami penuaan.

Salah satu ciri khas dari penuaan adalah kulit tidak bersinar dan terlihat kusam, dikarenakan faktor lain seperti penumpukan sel kulit mati.

Dimana sel kulit mati berada pada kulit paling atas.

Baca juga: Kenali Ciri-ciri Kulit Sehat yang Disampaikan oleh dr. Lusiyanti Sp.KK

Pada saat sel kulit mati terlalu banyak dilapisan kulit, maka menyebabkan kulit kita tidak bercahaya dan terlihat tidak bersih.

Kulit keriput juga merupakan salah satu ciri dari kulit yang tidak sehat.

dr. Amelica Oksariani menyampaikan, keriput atau kerutan disebabkan karena proses kolagenisasi.

Di dalam tubuh kita terdpat struktur yang bernama kolagen, dan berdasarkan pertambahan usia kadar kolagen di dalam tubuh mengalami penurunan.

Apalagi jika sering terapar sinar matahari atau memiliki pola hidup yang tidak bagus dan pola makan yang tidak baik bisa menyebabkan terjadinya penurunan proses kolagenisasi.

Pada saat proses kolagenisasi didalam tubuh turun, kulit akan mengalami kekenduran atau tidak kencang.

Baca juga: Ingin Memiliki Kulit Sehat dan Glowing? Simak Rahasia yang Disampaikan dr. Nadia Meutia, Sp.DV

Sehingga timbullah kerutan-kerutan halus mulai didaerah dahi, sudut mata, timbul garis senyum, kontur tubuh berubah, dan kulit menjadi tidak kencang.

3 dari 3 halaman

Ketiput juga merupakan tanda-tanda dari penuaan.

dr. Amelica Oksariani menyampaikan, tanda dari penuaan disebabkan karena banyaknya faktor pencetus.

Salah satunya yang paling penting adalah sinar matahari, faktor keduanya lebih ditekankan pada pola hidup.

Pola hidup mencakup pola makan, mulai dari gaya tidur, managemen stress, dan sebagainya.

Ini disampaikan pada channel YouTube Tribun Lampung bersama dengan dr. Amelica Oksariani, M Biomed (AAM), Owner Amora Skin Clinic.

(TribunHealth.com/Putri Pramesti Anggraini)

Selanjutnya
Penulis: Putri Pramestianggraini
Editor: Ekarista Rahmawati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved