Breaking News:

Stres dan Depresi? Penelitian Ungkap Liburan Bisa Mengatasi Keduanya

Perjalanan dapat membantu mengatasi depresi karena membuat orang keluar dari rutinitas kehidupan sehari-hari mereka

Pexels
ILUSTRASI - Jalan-jalan, liburan, atau travelling bisa kurangi stres dan depresi 

TRIBUNHEALTH.COM - Travelling atau liburan ternyata berdampak baik pada stres dan depresi.

Penelitian yang dipublikasikan di Wisconsin Medical Journal menemukan bahwa, dari 1.500 wanita, mereka yang berlibur lebih sering melaporkan lebih sedikit stres dan depresi.

Penelitian terbaru mendukung temuan ini, sebagaimana dilansir TribunHealth.com dari Everyday Health, Selasa (23/8/2022).

Dalam sebuah penelitian yang diterbitkan pada Januari 2019 di Scandinavian Journal of Work, Environment, and Health, para ahli mengamati hasil positif di antara sekelompok 3.380 pria dan wanita yang bekerja berusia 45 hingga 52 tahun.

Mereka menemukan bahwa 10 hari tambahan cuti menurunkan kemungkinan depresi sebesar 29 persen untuk wanita Amerika, sementara tidak ditemukan hubungan pada pria.

Baca juga: Travelling Bagus untuk Kesehatan Mental, Dapat Menumbuhkan Perasaan Bahagia

ILUSTRASI - Travelling punya dampak positif untuk kesehatan mental
ILUSTRASI - Travelling punya dampak positif untuk kesehatan mental (Pexels)

“Perjalanan dapat membantu mengatasi depresi karena membuat orang keluar dari rutinitas kehidupan sehari-hari mereka,” kata Heidi McBain, terapis pernikahan dan keluarga berlisensi di Flower Mound, Texas.

“Ini juga bisa menjadi pengingat yang bagus tentang kemanusiaan kita sendiri, dan melihat penderitaan orang lain di dunia secara keseluruhan dapat menjadi penghubung yang hebat dalam hal kasih sayang untuk diri sendiri dan orang lain.”

Situs medis WebMD juga memberitakan sejumlah manfaat travelling.

Berikut ini adalah uraiannya.

Meningkatkan kreativitas

ILUSTRASI - Travelling punya dampak positif untuk kesehatan mental
ILUSTRASI - Travelling punya dampak positif untuk kesehatan mental (Pexels)
2 dari 3 halaman

Keluar dan menjelajahi dunia dapat meningkatkan kreativitas.

Orang-orang yang lebih sering bepergian dapat memunculkan ide-ide yang beragam.

Paparan budaya baru, menjalin pertemanan internasional, mempelajari bahasa baru, dan menikmati berbagai jenis makanan dan musik telah dikaitkan dengan keterampilan pemecahan masalah yang lebih baik.

Perjalanan membantu seseorang melihat dunia dengan cara baru.

Baca juga: Istirahat Cukup hingga Aktif Secara Fisik dan Mental Dapat Redakan Mual pada Ibu Hamil

Bikin perasaan lebih tenang

Ilustrasi wanita yang bahagia dan tenang
Ilustrasi wanita yang bahagia dan tenang (Pixabay)

Meluangkan waktu dari pekerjaan untuk melihat tempat-tempat baru melepaskan stres yang selama ini tertahan.

Menghilangkan ketegangan dan stres kehidupan kerja membuat pikiran rileks dan sembuh.

Berada di bawah tekanan di tempat kerja tidak hanya membuat pikiran dan tubuh stres, tetapi juga mengganggu kesehatan fisik.

Baca juga: Hindari Tanggapan Negatif Terhadap Anggota Keluarga yang Mengalami Masalah Mental

Baik untuk kesehatan mental secara umum

ILUSTRASI - Travelling untuk kesehatan
ILUSTRASI - Travelling untuk kesehatan (Pexels)

Meluangkan waktu untuk bepergian secara teratur dapat berdampak lebih baik pada kesehatan mental.

3 dari 3 halaman

Pergi ke berbagai tempat secara teratur dapat meningkatkan manfaat yang didapatkan dari liburan.

Beberapa orang dapat merasakan dampak positif dari liburan mereka hingga lima minggu setelah mereka kembali.

(TribunHealth.com/Ahmad Nur Rosikin)

Selanjutnya
Penulis: Ahmad Nur Rosikin
Editor: Melia Istighfaroh
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved