Breaking News:

Tarik Benang dan Tanam Benang Beda atau Sama? Begini Penjelasan Dokter

Seringkali masyarakat awam mengira bahwa tanam benang dan terik benag adalah treatment yang sama. Ternyata kedua treatment tersebut berbeda.

freepik.com
ilustrasi tarik benang 

TRIBUNHEALTH.COM - Beberapa masyarakat menganggap bahwa tarik benang dan tanam benang adalah hal yang sama.

dr. Vonny Ovia menyampaikan, bahwa tarik benang dan tanam benang adalah tindakan yang berbeda.

Pada tanam benang, jenis benang yang digunakaan didunia estetik disebut dengan benang Mono.

Benang mono adalah benang yang sangat halus yang hanya dimasukkan saja dan jumlahnya bisa banyak yang berfungsi untuk merangsang pembentukan kolagen.

Sedangkan tarik benang, memang caranya adalah menarik.

Bentuk benangnya tebal dan bergerigi atau disebut dengan benang Cog.

Gerigi pada benang tersebut berfungsi untuk mengaitkan benang ke jaringan-jaringan kulit dengan tujuan agar kulit bisa ditarik sesuai dengan arah kendurnya.

ilustrasi tarik benang
ilustrasi tarik benang (freepik.com)

Baca juga: Dokter Paparkan Kondisi Kulit yang Tak Boleh Lakukan Tanam Benang dan Tarik Benang

dr. Vonny Ovia menyampaikan, tanam benang bisa untuk mengatasi keriput atau wringkle karena berfungsi merangsang kolagen.

Sedangkan tarik benang bisa mengatasi kulit kendur atau segging.

Ketahanan dari tanam benang dan tarik benang ialah ketika benang terserap habis atau terabsorbsi oleh tubuh sekitar 1 tahun.

2 dari 2 halaman

Tetapi tingkat tarikan atau kekencangan dari benang estimasinya antara 4-6 bulan.

Setelah 4-6 bulan biasanya kekencangan benang sudah mulai berkurang.

dr. Vonny Ovia menyampaikan, sampai benangnya habisa tau terabsorbsi kira-kira sekitar 1 tahun.

Seringkali pasien menanyakan waktu yang tepat untuk menarik kembali dari benang.

Baca juga: Pantangan yang Harus Dihindari pasca Tanam Benang , Simak Anjuran dr. Vonny Ovia R, Dipl. CIBTAC

Jika pasien memang orang yang benar-benar tidak menginginkan kulit yang kendur, biasanya dalam waktu 4-6 bulan sudah bisa mengulang kembali.

Tetapi jika pasien ingin menunggu hingga benang terabsorbsi, maka waktu yang dibutuhkan adalah 1 tahun.

Ketahanan dari tanam benang berbeda dengan tarik benang, karena benang yang digunakan pada tanam benang berbentuk tipis dan halus maka ketahanannya lebih cepat terabsorbsi.

Pada tanam benang ketahanannya hanya 2-3 bulan, sehingga dalam kurun waktu tersebut sudah diperbolehkan untuk melakukan pengulangan.

Ini disampaikan pada channel YouTube Tribun Lampung bersama dengan dr. Vonny Ovia R, Dipl.CIBTAC. Seorang dokter di Kusuma Beauty Clinic.

(TribunHealth.com/Putri Pramesti Anggraini)

Selanjutnya
Penulis: Putri Pramestianggraini
Editor: Ekarista Rahmawati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved