Breaking News:

Seseorang dengan Riwayat Dermatitis Atopi Bisa Alami Xerosis Cutis? Berikut Penjelasan Dokter

Keadaan lapisan terluar kulit yang kehilangan kelembaban akibat penurunan kadar air disebut Xerosis Cutis. Sehingga kondisi kulit cenderung kering.

nakita.grid.id
ilustrasi kondisi kulit yang mengalami xerosis cutis 

TRIBUNHEALTH.COM - Xerosis cutis merupakan keadaan dimana lapisan terluar dari kulit kehilangan kelembaban akibat dari penurunan kandungan air di dalamnya.

Penyebab dari Xerosis cutis ialah genetik pada pasien yang biasanya memiliki riwayat atopi.

Atopi ialah suatu keadaan kecenderungan genetik yang berkembang menjadi hypersensitif terhadap pajanan bahan alergen tertentu.

Seseorang yang memiliki riwayat atopi, kulitnya akan cenderung kering dikarenakan orang dengan atopi akan kehilangan alah satu pelembab kulitnya.

Oleh karena itu seseorang yang memiliki atopi kecenderungan genetik akan memiliki kulit yang cenderung kering.

Selain karena genetik, faktor usia bisa menyebabkan Xerosis cutis.

ilustrasi kondisi kulit yang mengalami xerosis cutis
ilustrasi kondisi kulit yang mengalami xerosis cutis (nakita.grid.id)

Baca juga: drg. Ardiansyah: Gigi Dewasa yang Berlubang dan Tak Segera Diatasi Bisa Sebabkan Maloklusi

Biasanya kulit kering terjadi pada orang-orang yang sudah berusia lanjut yaitu 60 tahun keatas.

dr. Mira Trisna Murti menyampaikan, 75 persen keluhan utama dari lansia adalah kulit kering.

Munculnya xerotis cutis ditandai dengan kulit kering di bagian bawah dan bisa menyebar sampai seluruh badan.

Keluhan yang dirasakan ialah gatal yang instens pada malam hari dan setelah mandi menggunakan air panas.

2 dari 3 halaman

Xerotis cutis juga bisa disebabkan karena penyakit penyerta.

Penyakit penyertanya ialah atopi yang menjadi dermatitis atopi.

Baca juga: Begini Cara Meyakinkan Anak Agar Tak Ragu Menjalankan Sunat atau Khitan Menurut dr. Irmadani Intan

Dermatitis atopi merupakan keadaan penyakit inflamasi yang kronis ditandai dengan ruam merah yang gatal sekali.

Penyakit dermatitis atopi biasanya mengenai daerah-daerah lipatan, pada bayi bisa di pipi.

Dermatitis atopi biasanya bersifat simeteri atau bagian kiri dan kanan kulit bisa mengalaminya.

Karena adanya penyakit penyerta, biasanya kulit juga akan cenderung kering.

Bisa juga disebabkan oleh penyakit lain yaitu Psoriasis vulgaris yang ditandai dengan bercak merah tebal dan bersisik tebal.

Pada kondisi penyakit psorisis vulgaris, kulit juga akan cenderung kering.

Baca juga: Adanya Tumor Otak Bisa Memengaruhi Daya Penglihatan Penderita, Begini Penjelasan dr. Zainal

dr. Mira Trisna Murti menyampaikan, pasien pada hypotiroidisme yaitu keadaan dimana kelenjar tiroidnya menghasilkan hormon tiroid yang kurang.

Dikarenakan fungsi dari hormon tiroid menurun, sehingga kulit akan cenderung kering karena fungsi-fungsi dari hormon tiroid salah satunya adalah melembabkan kulit.

3 dari 3 halaman

Penyakit sistemik juga dapat enyebabkan Xerotis cutis, misalkan penderita kencing manis, gagal ginjal kronik.

Pada penderita kencing manis, gagal ginjal kronik juga akan mengalami kulit kering.

Kondisi lingsungan dapat mempengaruhi kondisi kulit, misalkan dari suhu.

Baca juga: Ragam Masalah Kesehatan Rongga Mulut Akibat Penyakit dan Kurangnya Menjaga Kebersihan

Biasanya suhu pada orang-orang musim dingin akan menyebabkan kulit kering, karena terjadi vasokontriksi dari pembuluh darah kapiler.

Sehingga nutrisi-nutrisi kulit dan oksigen menjadi berkurang dan lama-kelamaan kondisi kulit akan kering.

Ini disampaikan pada channel YouTube Tribun Lampung bersama dengan dr. Mira Trisna Murti, Sp.DV. Seorang dokter spesialis dermatologi dan venereologi.

(TribunHealth.com/Putri Pramesti Anggraini)

Selanjutnya
Penulis: Putri Pramestianggraini
Editor: Ekarista Rahmawati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved